Kompas.com - 30/05/2017, 12:19 WIB
EditorErvan Hardoko

BRUSSELS, KOMPAS.com - Sebuah iklan gerai makanan cepat saji Burger King membuat pemerintah kerajaan Belgia geram.

Bagaimana tidak, dalam iklan tersebut Burger King meminta warga Belgia memilih antara Raja atau gerai makanan asal AS itu yang layak disebut penguasa negeri tersebut.

Alhasil, perwakilan Raja Philippe meminta gerai lokal Burger King ang dimiliki Restaurant Brand International, menjelaskan maksud dari iklan tersebut.

Baca: Eks Raja Belgia Keluhkan Uang "Pensiun" Rp 14 Miliar Setahun

"Kami katakan kepada mereka bahwa kami tidak senang foto raja digunakan dalam iklan itu," ujar juru bicara istana kerajaan Belgia, Pierre Emmanuel De Bauw.

Pierre menambahkan, foto-foto keluarga kerajaan, yang dalam iklan ini tampil dalam bentuk kartun, tak bisa digunakan untuk sebuah kegiatan komersial.

Keluhan pihak istana ini langsung ditanggapi Burger King. Juru bicara restoran itu, Shana Van den Broeck mengatakan, pihaknya mempertimbangkan untuk mengubah iklan bermasalah itu.

Iklan berbentuk animasi itu menunjukkan Raja Philippe dinobatkan pada 2013, sementara Burger King baru dibuka di Belgia pada bulan ini.

"Dua Raja. Satu Mahkota. Siapa yang berkuasa? Pilih sekarang...," demikian isi iklan tersebut.

Saat seseorang memilih Raja Philippe yang berusia 57 tahun itu maka akan dihadapkan kepada sejumlah pertanyaan.

"Apa Anda yakin...? Dia tak akan membuatkan Anda kentang goreng."

Baca: Burger King Ajukan "Gencatan Senjata" dalam "Perang Burger", McDonald's Menolak

Pada 1950, Belgia menggelar referendum untuk menyingkirkan keluarga kerajaan di masa pemerintahan Leopold III, kakek Raja Philippe, di masa pendudukan Nazi.

Akhirnya, Leopold III dipaksa menyerahkan tahta dan menyerahkannya kepada putranya yang adalah paman Raja Philippe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.