Hari Ini dalam Sejarah: Titanic Tenggelam dalam Pelayaran Perdana

Kompas.com - 15/04/2017, 12:12 WIB
Kapal pesiar RMS Titanic dipandu kapal tunda saat meninggalkan galangan kapal Belfast, Irlandia Utara pada 2 April 1912. Robert John Welch/Harland & Wolff/WikipediaKapal pesiar RMS Titanic dipandu kapal tunda saat meninggalkan galangan kapal Belfast, Irlandia Utara pada 2 April 1912.
EditorErvan Hardoko

Sekitar 10 menit setelah tengah malam, artinya sudah memasuki 15 April 1912, kapten memerintahkan penumpang naik ke sekoci yang disediakan.

Sayangnya, sekoci yang tersedia hanya mampu mengangkut separuh penumpang kapal besar itu.

Selain itu, tak pernah ada pelatihan atau prosedur menghadapi bencana sebelumnya sehingga proses evakuasi diwarnai kepanikan di atas dek.

Penumpang yang bisa naik ke atas sekoci sebagian besar adalah perempuan yang adalah para penumpang kelas satu.

Sementara, para penumpang kelas tiga bahkan tak diizinkan naik ke dek hingga para penumpang perempuan kelas satu aman meninggalkan kapal.

Presiden perusahaan White Star Bruce Ismay melompat ke sekoci terakhir meski masih banyak perempuan dan anak-anak di atas geladak Titanic.

Pada pukul 02.20, Titanic akhirnya tenggelam setelah badannya patah menjadi dua. Kapten Edward Smith ikut tenggelam bersama kapal tersebut.

Sekitar satu jam setelahnya, kapal pesiar Carpathia melintas dan menyelamatkan 705 orang penumpang yang berhasil naik ke sekoci.

Sementara para penumpang yang nekat menceburkan diri ke lautan yang dingin itu, semuanya tewas.

Secara resmi, tenggelamnya Titanic dibebankan kepada kapten dan kru kapal, yang semuanya tenggelam bersama kapal itu.

Akibat tenggelamnya Titanic, sejumlah aturan keselamatan pelayaran diubah, termasuk jumlah sekoci yang harus mampu menampung semua penumpang kapal.

Pada 1985, setelah melalui upaya pencarian yang panjang, lokasi tenggelamnya Titanic di dasar laut Atlantik Utara ditemukan.

Halaman:
Baca tentang


Sumber History
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X