"Gempuran Tomahawk AS Tak Pengaruhi Kekuatan Militer Suriah"

Kompas.com - 13/04/2017, 20:52 WIB
Presiden Suriah Bashar al-Assad CNN NewsPresiden Suriah Bashar al-Assad
EditorGlori K. Wadrianto

DAMASKUS, KOMPAS.com - Presiden Suriah Bashar al-Assad memastikan, serangan rudal-rudal tomahawk Amerika Serikat ke kawasan pangkalan udara Shayrat, di wilayah tenggara Provinsi Homs, tak melumpuhkan kekuatan militer Suriah.

Assad bahkan menegaskan, militernya masih mampu melakukan serangan ke kelompok pemberontak.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan, serangan ke Suriah pekan lalu telah menghancurkan seperlima pesawat tempur milik pemerintah Suriah.

Baca:  Menhan AS: Serangan Tomahawk Hancurkan Seperlima AU Suriah


"Kekuatan tempur kami, kemampuan kami untuk menyerang teroris tak terpengaruh dengan serangan AS itu," kata Assad di Damaskus, dalam wawancara khusus dengan AFP yang dilansir Kamis malam (13/4/2017). 

Penyelidikan

Dalam kesempatan wawancara ini pula, Assad menegaskan, dia hanya akan mengijinkan pihak penyelidik yang netral dan tak berpihak, untuk menyelidiki tuduhan penggunakan senjata kimia di negaranya.

"Kami hanya akan mengijinkan adanya penyelidikan jika pihak yang melakukannya tak berpihak," kata Assad.

"Kami harus memastikan bahwa tim penyelidik dalam delegasi itu datang dari negara-negara netral yang tak akan menggunakannya untuk kepentingan atau tujuan politik," tegas dia.

Sebelum pernyataan ini, negara sekutu Suriah, Rusia telah menggunakan hak veto terhadap sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut Suriah bekerja sama dalam penyelidikan internasional terkait tuduhan tadi.

Baca: Untuk Kali Kedelapan, Rusia Veto Resolusi DK PBB Terkait Suriah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X