Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/04/2017, 11:17 WIB
EditorErvan Hardoko

Salah satu peninggalan Napoleon adalah sistem peradilan, konstitusi, hak memilih untuk rakyat, dan mengakhiri sistem feodalisme Perancis. Dia juga sangat mendukung kemajuan pendidikan, sains, dan kesusastraan.

Beberapa aturan ciptaannya yang disebut Code Napoleon yang merupakan intisari kebebasan manusia hasil dari Revolusi Perancis seperti toleransi beragama tetap menjadi pondasi hukum sipil Perancis.

Pada 1812, karena mengira Rusia tengah merencanakan persekutuan dengan Inggris untuk melawan Perancis, Napoleon memutuskan melakukan invasi ke negeri Beruang Merah.

Namun, luasnya wilayah Rusia ditambah cuaca dingin menggigit membuat invasi itu gagal dan Napoleon harus menarik mundur pasukanya dengan kerugian yang teramat besar.

Sejak saat itu beberapa negara Eropa bersekutu untuk melawan Napoleon yang berujung kekalahan sang Kaisar pada 1814.

Saat itu, Napoleon menawarkan pengunduran diri dan putranya akan menduduki tahta Kaisar. Tawaran itu ditolak dan Napoleon diasingkan ke Pulau Elba.

Pada Maret 1815, Napoleon berhasil meloloskan diri dri Pulau Elba dan kembali ke Paris. Tak hanya itu dia bahkan berhasil mengumpulkan pengikut dan merebut kembali tahta Perancis.

Kemudian sejarah mencatat dia menggunakan gelar Napoleon I selama 100 hari sebelum pasukannya dikalahkan dalam perang brutal melawan Inggris dan Prusia di Waterloo, Belgia pada Juni 1815.

Pertempuran Waterloo sekaligus mengakhiri kekaisaran Perancis karya Napoleon yang kemudian dibuang ke Pulau Santa Helena yang terpencil di tengah Samudera Atlantik.

Di pulau itulah Napoleon berada hingga dia meninggal dunia pada 5 Mei 1821 dalam usia 52 tahun. Dia diduga meninggal dunia akibat kanker perut meski banyak teori menyebut Napoleon tewas diracun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Sumber History
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.