Militer Afganistan Buka "Lowongan" Besar bagi Perempuan

Kompas.com - 27/01/2017, 17:29 WIB
Pasukan Afganistan berjaga di sekitar sebuah hotel mewah yang diserang bom truk, Senin (1/8/2016) dini hari. WAKIL KOHSAR / AFPPasukan Afganistan berjaga di sekitar sebuah hotel mewah yang diserang bom truk, Senin (1/8/2016) dini hari.
EditorGlori K. Wadrianto

KABUL, KOMPAS.com - Pemerintah Afganistan mengumumkan inisiatif baru untuk memasukkan lebih banyak perempuan ke jajaran militer negara itu.

Kementerian Pertahanan menyebut, pemerintah ingin menambah jumlah perempuan hingga mencapai porsi 10 persen dari total anggota militer.

Wakil Jurubicara Kementerian Pertahanan Mohammad Radmanesh, Jumat (27/1/2017) di Kabul menyebutkan, inisiatif ini pun telah mempersiapkan skala gaji khusus bagi para wanita yang direkrut.

"Kini kami memiliki 1.575 perempuan di jajaran militer kami. Jumlah itu hanya tiga sampai empat persen dari total anggota militer negara ini. Itu belum berarti apa-apa," kata Radmanesh.

"Kami menyasar penambahan hingga 10 persen," ungkap dia kepada AFP.

Meski sudah15 tahun rezim Taliban runtuh, kesetaraan jender di negeri ini masih menjadi mimpi. Meski banyak klaim yang menyebut adanya kemajuan.

Kabar tentang penambahan porsi militer perempuan ini muncul beberapa minggu setelah Niloofar Rahmani, pilot perempuan pertama di jajaran militer Afganistan mengeluh.

Dia merasa tidak nyaman terkait keselamatan dan haknya sebagai perempuan. Dia pun kemudian mencari suaka di Amerika Serikat.

Pada bulan Desember lalu, perempuan berusia 25 tahun yang digelari "Afghan Top Gun", mengaku mencari suaka ke AS.

Dia mengaku khawatir dengan keselamatannya menyusul debat memanas yang terjadi di negara itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X