Media Sosial Kunci Kemenangan, Donald Trump Akan Terus "Nge-tweet"

Kompas.com - 13/11/2016, 07:38 WIB
Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump AFP/Josh Edelson Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump
EditorBayu Galih

KOMPAS.com — Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa media sosial menjadi salah satu kunci dalam mengalahkan Hillary Clinton pada pemilihan presiden Amerika Serikat.

Dalam cuplikan wawancara dengan program 60 Minutes di CBS, Donald Trump pun mengatakan akan terus menge-tweet melalui akun pribadinya, @realDonald Trump.

Menurut Trump, media sosial merupakan "bentuk modern dari komunikasi".

"Ketika Anda terus menghadirkan cerita jelek tentang saya, atau ketika Anda terus memberikan cerita yang tidak akurat, saya punya metode untuk melawan balik," ujar Trump, dikutip Kompas.com dari Politico, Minggu (13/11/2016).

Selama ini, Trump dikenal sebagai sosok yang provokatif melalui tweet-nya. New York Times bahkan mencatat setidaknya ada 282 orang, tempat, dan obyek yang dihina Trump via Twitter.

Aktivitas negatif di media sosial Ini dilakukannya sejak menjadi kandidat presiden AS pada Juni 2016.

Namun, Trump mengaku tidak masalah jika orang lain keberatan dengan tweet-nya. Bahkan, dia tidak akan mengubah perilakunya di media sosial.

"Tidak perlu merasa malu. Memang seperti itu. Saya yakin memang seperti itu," kata Trump.

Trump juga mengatakan bahwa kombinasi 28 juta followers-nya di Twitter, Facebook, dan Instagram telah membantunya menang setelah melalui proses panjang, dari pemilihan Partai Republik hingga pilpres.

Bahkan, media sosial dinilai Trump lebih efektif ketimbang iklan di media konvensional, yang gencar dilakukan Hillary dan Partai Demokrat.

"Saya pikir media sosial lebih berpengaruh ketimbang uang yang mereka habiskan," ujarnya.



Sumber Politico
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X