Kompas.com - 11/10/2016, 19:35 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

LEIPZIG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian diJerman dikerahkan memburu tersangka teroris asal Suriah,Jaber al Bakr, selama berhari-hari.

Namun terduga teroris itu justru dibekuk berkat bantuan warga Suriah lainnya, yang kini dipuji sebagai pahlawan di Kota Leipzig, Jerman.

Jihad bisa berarti perang suci. Namun juga nama seorang pria warga Kota Leipzig yang berasal dari Suriah, Jihad Darwech.

Jihad tinggal hanya beberapa meter dari apartemen di mana pria yang diburon polisi Jerman itu ditangkap pukul satu dini hari Senin lalu.

Polisi nyaris tak mendapat perlawanan apa pun dalam penangkapan itu.

Baca: Jaber Albakr, Teroris Terkait ISIS Dibekuk dengan Bom TATP di Jerman

Saat mereka tiba, tersangka teroris itu berbaring di lantai dalam keadaan terikat, di sebuah apartemen di lantai empat.

Jihad masih menggunakan sedikit bahasa Inggris. Ia tinggal di Jerman sejak 18 bulan lalu, dan ikut kursus bahasa Jerman setiap hari.

Walaupun ia menilai rekan-rekannya pemberani, tapi itu tidak mengejutkannya.

"99 persen orang Suriah di Jerman adalah orang baik, dan pasti bersedia memerangi teroris untuk Jerman kapan saja," kata Jihad.

"Ada pepatah Arab yang mengatakan, kalau kamu menawarkan rumahmu, saya tawarkan darah saya. Orang Jerman sudah menolong kami. Kami tidak akan melupakan itu seratus tahun,” sambung dia lagi.

Diikat, difoto, dan dilaporkan

Tak cuma warga sekitar. Kanselir Jerman Angela Merkel pun memuji keberanian dan komitmen yang ditunjukkan warga Leipzig asal Suriah tersebut.

Baca: Kanselir Jerman Berterima Kasih kepada 2 Pria Suriah yang Bantu Tangkap Terduga Teroris

Pembekukan Jaber al Bakr sebenarnya berawal dari keinginan untuk menolong.

Warga Suriah yang membekuk al Bakr menawarkan tempat bermalam, karena al Bakr tidak punya tempat menginap. Demikian dikisahkan Jihad.

Ketika tiba di rumah, mereka baru sadar, siapa tamu mereka.

Mereka lantas menghubungi polisi, tapi tidak bisa memberikan penjelasan.

Akhirnya, mereka mengikat tersangka teroris dan membuat fotonya.

Salah satu warga Suriah kemudian membawa foto itu ke kantor polisi.

Polisi tidak perlu mengejar

Setelah itu, segalanya berjalan cepat. Namun, skenarionya berbeda dengan upaya penangkapan di Chemnitz hari Sabtu lalu.

Ketika itu, Jaber al Bakr lolos dari kepungan polisi khusus anti-teror.

Polisi hanya bisa menyita bahan peledak dari rumah yang didiami Al-Bakr.

"Kali ini, kami tak perlu bersusah payah, karena Jaber al Bakr sudah diikat ibaratnya parsel," kata seorang polisi.

Jihad mengatakan, ia sangat marah, bahwa ada warga Suriah yang berpura-pura menjadi pengungsi untuk melancarkan serangan teror di negeri yang menampung hampir sejuta warga Suriah.

Jihad mengaku, dia dan rekan-rekannya tidak mau membiarkan segelintir pengungsi Suriah merusak sepenuhnya reputasi orang Suriah lainnya.

"Walaupun itu saudara saya atau anak, saya akan melaporkan orang yang berusaha menyerang Jerman kepada aparat keamanan," tegas dia.

Jihad mengungsi ke Leipzig bersama istri dan dua anaknya dari ibukota Suriah, Damaskus.

"Kalau saya melihat mereka tidur dengan tenang, saya sadar apa yang sudah Jerman lakukan bagi saya," kata dia.

Tiga warga Suriah kini sudah jadi pahlawan di kota Leipzig, di negara bagian Sachsen, dalam perang melawan teror.

Jihad merasa senang. Dia pun menambahkan, Jihad adalah nama yang banyak ditemukan di Suriah.

Berlin jadi sasaran

Menurut keterangan aparat keamanan, Jaber al Bakr merencanakan serangan teror ke bandar udara Berlin.

Hal itu diungkapkan Kepala dinas rahasia dalam negeri Jerman Hans-Georg Maaßen.

Dia mengatakan, badan berwenang menerima petunjuk September lalu, bahwa kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), merencanakan serangan di Jerman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.