Kremlin Bantah Rudal Pemberontak Ukraina Penyebab Jatuhnya MH17

Kompas.com - 28/09/2016, 19:19 WIB
Pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di defat desa Hrabove, Donetsk, Ukraina timur. APPesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di defat desa Hrabove, Donetsk, Ukraina timur.
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Pengumuman soal penyebab jatuhnya Malaysia Airlines MH17 yang disampaikan para penyidik di Belanda, Rabu (28/9/2016), langsung mendapatkan tanggapan dari Kremlin.

Pemerintah Rusia mengatakan, berdasarkan data radar, terlihat bahwa Malaysia Airlines MH17 tidak jatuh akibat tembakan roket dari wilayah yang dikuasai milisi pro-Rusia di Ukraina Timur pada 2014.

"Data radar dari tangan pertama semuanya mengidentifikasi obyek terbang yang bisa diluncurkan atau berada di udara di atas wilayah yang dikuasai pemberontak pada saat itu," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

"Data itu sangat jelas, tak ada roket. Jika saat itu terdapat roket, benda itu ditembakkan dari tempat lain," kata Peskov.

Sebelumnya, tim penyidik pimpinan Belanda yang melakukan investigasi jatuhnya pesawat ini menyimpulkan pesawat itu jatuh akibat hantaman roket yang berasal dari Rusia.

"Berdasarkan investigasi kriminal, kami simpulkan bahwa penerbangan MH17 ditembak jatuh rudal BUK seri 9M83 yang berasal dari federasi Rusia," kata ketua tim investigasi Wilbert Pualissen.

"Setelah melepaskan tembakan di desa Pervomaysk yang dikuasai pemberontak, sistem peluncur roket itu dibawa kembali ke wilayah Rusia," kata Pualissen.

Pesawat Malaysia Airlines jatuh pada Juli 2014 dalam penerbangan dari Amsterdam menuju ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Akibat tragedi itu, 298 penumpang dan awak pesawat tewas, termasuk 196 warga negara Belanda.

Penyelidikan terpisah tahun lalu yang dipimpin Badan Keselamatan Transportasi Belanda (OVV) mengungkap bahwa pesawat Boeing 777 itu jatuh terkena tembakan misil BUK buatan Rusia.

Misil itu diyakini ditembakkan dari sebuah wilayah yang dikuasai pemberontak di sisi timur Ukraina, tempat milisi pro-Rusia memerangi Pemerintah Ukraina sejak awal 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X