Kompas.com - 13/05/2016, 11:27 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

RAQQA, KOMPAS.com — Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah mendirikan kantor untuk mengelola hubungan dengan pejuang asing yang disebut "kantor imigran".

Kantor itu didirikan di Raqqa, Suriah, yang menjadi pusat kekhalifahan mereka. Tujuan kantor itu ialah untuk menjaga hubungan baik ISIS dengan militan asing dan mencegah terjadinya pembelotan.

Menurut The Independen, Kamis (12/5/2016), telah ada pertempuran senjata antara pejuang ISIS di Irak dan pejuang dari Belanda awal tahun ini.

Atas dasar itu, ISIS mendirikan kantor imigran untuk mengelola hubungan agar antar-pejuang asing bisa harmonis.

"Langkah itu terjadi setelah perselisihan dengan militan Belanda memuncak, terjadi baku tembak, dan pembunuhan, dan eksekusi terhadap delapan orang," tulis media itu.

Sebuah jaringan aktivis yang mengekspos kekerasan kelompok ISIS di Suriah mengatakan, para pemimpin kelompok itu sedang berusaha untuk merajut kembali "sebuah garis pemisahan besar" antara antara militan Eropa dan Arab.

Aktivis yang tergabung dalam organisasi Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS) melaporkan, kantor baru bertugas mencari penyebab atau akar masalah di kalangan militan asing (imigran).

Petugas ISIS di kantor itu juga mencoba agar permasalahan dapat diatasi dengan cepat sehingga tidak terulang lagi perpecahan, bentrok, atau bahkan perbedaan pendapat antar-militan.

Sebenarnya telah terjadi bentrokan antar-anggota ISIS ketika mereka menahan delapan anggotanya yang berasal dari Belanda. Mereka ditahan atas dugaan berencana melakukan pembelotan.

Akibatnya, seorang militan Belanda tewas dipukuli. Para sahabat korban kemudian melakukan aksi balas dendam dengan menyerbu kantor keamanan ISIS hingga terjadi baku tembak.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.