Kompas.com - 12/05/2016, 13:50 WIB
Rodrigo Duterte, calon presiden Filipina, usai memberikan suara di sebuah TPS di kota Davao, Senin (9/5/2016). NOEL CELIS / AFPRodrigo Duterte, calon presiden Filipina, usai memberikan suara di sebuah TPS di kota Davao, Senin (9/5/2016).
EditorGlori K. Wadrianto

DAVAO, KOMPAS.com — Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte berencana untuk mengunjungi Vatikan. Dia hendak menyampaikan permintaan maaf langsung kepada pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus.

Permintaan maaf itu terkait ucapannya yang pernah mencerca Paus dengan sebutan "anak pelacur".

Niat meminta maaf itu diungkapkan juru bicara Duterte, Peter Lavina, di Davao, Kamis (12/5/2016), seperti dikutip Kantor Berita AFP.

“Wali kota berulang kali mengatakan bahwa dia ingin mengunjungi Vatikan. Menang atau kalah, tak cuma memberi penghormatan kepada Paus, tetapi dia ingin memberikan penjelasan dan memohon pengampunan," kata Peter Lavina.

Politisi yang kini berusia 71 tahun tersebut sudah sejak lama memegang jabatan sebagai wali kota di Davao. Selama itu pula dia dikenal kerap berbahasa keras dan kotor untuk menyampaikan pemikirannya.

Cercaannya terhadap Paus terjadi tahun lalu. Kala itu Duterte mengecam kemacetan yang terjadi di ibu kota Manila akibat kedatangan Paus. Hal itu disampaikan dalam pidato pengumumannya untuk maju menjadi calon presiden Filipina. 

“Butuh waktu lima jam untuk pergi dari hotel menuju bandara. Lalu saya bertanya, ada apa ini? Siapa yang datang? Mereka bilang Paus yang datang. Saya ingin sekali bilang kepada dia, 'Paus anak pelacur, pulang saja, jangan pernah datang ke sini lagi'," kata Duterte kala itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tentu, pernyataan Duterte ini mengundang kecaman dari para pemimpin umat Katolik di negara yang warganya mayoritas beragama Katolik tersebut.

Namun, umpatan kontroversialnya itu justru berimbas terhadap naiknya popularitas Duterte.

Dalam kesempatan kampanye lainnya, Duterte menyebut ingin memerkosa para misionaris cantik asal Australia yang mengalami kekerasan seksual dan dibunuh pada kerusuhan di Davao 1989.

Lebih lanjut Lavina mengatakan, rencana kunjungan ke Vatikan belum dijadwalkan. Namun, yang pasti perjalanan itu akan menjadi prioritas utama Duterte setelah menjabat sebagai presiden.

Duterte akan diambil sumpahnya sebagai presiden pada 30 Juni mendatang untuk masa jabatan enam tahun.

Meskipun dibesarkan sebagai seorang Katolik, Duterte secara terbuka mengaku dirinya adalah ayah dari empat anak dari empat wanita yang berbeda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X