Kasus Ebola Baru Muncul di Liberia

Kompas.com - 01/04/2016, 21:51 WIB
AFP Sejak awal Maret 2015, tak ada kasus baru ebola di Liberia.

MONROVIA, KOMPAS.com - Seorang perempuan berusia 30 tahun meninggal dunia di ibu kota Liberia, Monrovia, setelah terjangkit ebola. Demikian disampaikan pejabat setempat, Jumat (1/4/2016).

Ini adalah kasus pertama di Liberia setelah negeri itu menyatakan wabah ebola sudah berakhir sekitar dua bulan yang lalu.

"Hasil pemeriksaan di laboratorium memastikan kasus ebola baru di Liberia. Seorang perempuan 30 tahun yang meninggal kemarin siang saat dibawa ke sebuah rumah sakit di Monrovia," demikian pernyataan Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO).

Seorang pejabat di Kementerian Kesehatan Liberia membenarkan kabar ini dan mengatakan rincian soal penyebab kematian perempuan itu segera diumumkan.

WHO mengatakan, telah mengirim tim yang dibantu para pakar setempat ke area di di sekitar Monrovia, tempat perempuan  yang meninggal dunia itu tinggal dan ke klinik yang merawat perempuan itu.

"Tim ini akan memulai investigasi dan identifikasi para individu yang kemungkinan menjalin kontak dengan perempuan itu," kata WHO.

Liberia adalah negara yang paling menderita diserang wabah ebola selama dua tahun yang mengakibatkan 4.800 orang meninggal dunia.

Pada Desember lalu, dua pasien ebola terakhir Liberia dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang. Setelah itu, pemerintah masih mengawasi selama 42 hari sebelum menyatakan wabah telah berakhir.



EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X