Hillary Clinton Tolak Minta Maaf kepada Donald Trump

Kompas.com - 22/12/2015, 15:46 WIB
Hillary Clinton mengklaim bahwa kelompok ISIS menggunakan pernyataan Donald Trump untuk menggaet simpatisan. AFPHillary Clinton mengklaim bahwa kelompok ISIS menggunakan pernyataan Donald Trump untuk menggaet simpatisan.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, menolak minta maaf dan berkeras pada klaimnya bahwa kelompok ISIS menggunakan pernyataan pelarangan Muslim yang disampaikan Donald Trump untuk menarik pengikut.

“Jelas tidak. Hillary Clinton tidak akan meminta maaf kepada Donald Trump karena menunjukkan dengan tepat bagaimana retorikanya yang penuh kebencian hanya akan membantu (ISIS) merekrut teroris,” kata juru bicara Clinton, Brian Fallon, kepada CNN.

Fallon maupun tim kampanye Clinton tidak menyebut secara spesifik video ISIS yang menampilkan pernyataan Trump.

Namun, dalam acara debat, Sabtu (19/12/2015), Clinton menyebut kandidat presiden AS dari Partai Republik itu telah menjadi "perekrut terbaik" untuk kelompok ISIS sehubungan dengan idenya agar orang Muslim dilarang masuk AS.

Trump membantah klaim Clinton dan menuntut istri mantan Presiden AS Bill Clinton tersebut minta maaf.

“Dia berbohong tentang segala hal,” kata Trump seraya menambahkan bahwa Hillary Clinton mengada-ada soal video ISIS.

Sementara itu, Presiden AS Barack Obama menuding Trump sedang mengeksploitasi kemarahan dan ketakutan kelas pekerja AS dalam situasi ekonomi saat ini.

Ekonomi dan perubahan demografi, kata Obama, memungkinkan Trump menyebarkan ide-idenya.

Trump mendapat kecaman global saat menyampaikan ide pelarangan kaum Muslim, yang disampaikan beberapa hari setelah serangan di pusat kesehatan di San Bernardino, California oleh pasangan Muslim.

Jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Amerika menolak ide Trump untuk melarang kaum muslim, namun 25 persen responden mendukungnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X