Dua Terdakwa Kasus Pembantaian Srebrenica Dipenjara Seumur Hidup

Kompas.com - 30/01/2015, 22:06 WIB
EditorErvan Hardoko
DEN HAAG, KOMPAS.com — Pengadilan kejahatan perang Yugoslavia, Jumat (30/1/2015), mengganjar hukuman penjara seumur hidup untuk dua mantan perwira milisi Bosnia-Serbia atas peran mereka dalam pembantaian 8.000 pria dan anak-anak Muslim di Srebrenica pada 1995.

Dalam sidang banding itu, hakim Patrick Robinson memperkuat hukuman seumur hidup untuk Vujadin Popovic (57) dan Ljubisa Beara (75).

Popovic, yang mengenakan jas berwarna gelap melapisi kaus hitam, terlihat menggelengkan kepala saat hakim membacakan keputusannya. Sementara Beara berdiri tanpa bereaksi.

Kedua pria itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas dakwaan keterlibatannya dalam genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang ditimpakan pada mereka sejak 2010.

Sementara itu, empat perwira angkatan darat dan seorang perwira polisi juga dinyatakan bersalah melakukan kejahatan perang dan dijatuhi hukuman penjara antara lima hingga 35 tahun. Tiga dari para terpidana itu mengajukan banding.

Pengadilan menjatuhkan hukuman 35 tahun penjara untuk kepala pasukan keamanan Bosnia, Drago Nikolic (57), dan 13 tahun penjara untuk komandan brigade Vinko Pandurevic (55).

Sedangkan hukuman 19 tahun penjara untuk kepala operasional angkatan darat Bosnia Radijove Miletic (67) dikurangi satu tahun.

Sebelum mengambil keputusan, majelis hakim sudah mendengarkan kesaksian 315 saksi mata selama 425 hari persidangan.

Hingga saat ini sudah 20 orang yang dipidana terkait pembantian Srebrenica, termasuk politisi ternama Serbia-Bosnia Radovan Karadzic dan Jenderal Ratko Mladic.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.