Kompas.com - 15/01/2015, 13:16 WIB
EditorEgidius Patnistik
PARIS, KOMPAS.com — Presiden Perancis Francois Hollande, Rabu (14/1/2015), mengecam lambannya tanggapan masyarakat internasional terhadap kelompok militan ISIS.

Perancis meningkatkan partisipasinya dalam serangan-serangan udara anti ISIS dengan mengirim kapal induknya ke Timur Tengah setelah serangan teror yang menewaskan 20 orang, termasuk tiga pelaku serangan, minggu lalu di Paris.

Dari atas kapal induk Charles de Gaulle, Presiden Perancis Francois Hollande mengecam lambannya tanggapan masyarakat internasional terhadap kelompok militan itu, sementara kelompok itu merebut bagian-bagian Irak dan Suriah. Ia mengatakan kepada para tentara bahwa situasi itu “membenarkan kehadiran” kapal itu di kawasan tersebut.

Salah seorang penyerang dalam serangan di Paris itu mengaku sebagai pengikut kelompok ISIS.

Pengumuman itu menyusul voting anggota parlemen Perancis hari Selasa untuk memperpanjang keterlibatan militer Perancis bersama Amerika dan negara-negara lainnya dalam serangan udara berkelanjutan terhadap kelompok ISIS di Irak dan Suriah. Perancis merupakan salah satu mitra pertama dalam koalisi pimpinan Amerika itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.