Kompas.com - 14/01/2015, 08:25 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Parlemen Perancis, Selasa (13/1/2015), sepakat untuk meningkatkan partisipasi negara itu dalam serangan-serangan udara terhadap ISIS di Irak.

Persetujuan parlemen itu terjadi seminggu setelah tiga orang yang mengklaim sebagai pengikut kelompok militan itu membunuh 17 orang di Paris.

Saat berbicara dihadapan majelis nasional sebelum voting itu hari Selasa, Perdana Menteri Perancis Manuel Valls mengatakan Perancis sedang berperang melawan ekstremis, bukan melawan agama.

Kepala Europol, polisi Eropa, hari Selasa mengatakan kira-kira 5.000 warga Eropa ikut bertempur dengan ISIS di Suriah sehingga memicu kecemasan mereka akan pulang dan melakukan serangan teror di dalam negeri.

Perancis adalah satu dari sejumlah negara Eropa dan Timur Tengah dalam koalisi pimpinan Amerika Serikat yang menumpas militan ISIS, yang telah menguasai beberapa wilayah luas di Suriah dan Irak dalam setahun ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.