Kompas.com - 23/10/2014, 21:09 WIB
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.COM - Sejak dilancarkan September lalu, serangan udara pimpinan AS terhadap militan ISIS di Suriah telah menewaskan 553, seperti dilaporkan pemantau HAM Suriah yang berbasis di Inggris.

Pemantau HAM untuk Suriah, SOHR, mengatakan rincian yang tewas itu adalah 464 pasukan ISIS, 57 militan lain, dan 32 warga sipil.

Sebelumnya, sebuah tim pencari fakta PBB melaporkan berbagai dugaan tindakan kejahatan perang yang dilakukan ISIS di Irak.

Sementara itu, pertempuran sengit kembali meletus di kota Kobani, antara pasukan ISIS yang berusaha merebut kota dengan pasukan Kurdi yang berjuang mempertahankannya.

Sumber Kurdi mengatakan kepada BBC Arab, bahwa ISIS berhasil merebut kembali sebuah puncak bukit yang strategis, yang terletak 4 km di sebelah barat Kobani.

Pasukan Kurdi mengambil alih bukit Tal Shair dari ISIS, 14 Oktober lalu.

Laporan itu juga menyebutkan, pasukan ISIS menggempur posisi Kurdi dan menyerang pusat kota.

Bukit kunci

Beberapa waktu sebelumnya, dilaporkan ISIS yang berhasil merebut sebuah pangkalan militer dan sejumlah pesawat tempur dengan menggunakan sejumlah bekas pilot angkatan udara Irak zaman Saddam Hussein untuk melatih para militan ISIS.

Kepada BBC, sumber Kurdi Suriah mengatakan bahwa pasukan ISIS melancarkan serangan intensif pada Rabu (23/10/2014) malam dari arah selatan dan timur kota, dalam upaya untuk bisa masuk ke pusat kota.

Para pengamat menyebutkan, penguasaan bukit Tal Shair merupakan kunci karena siapapun yang menguasainya akan mendapat peluang yang lebih baik untuk menguasai Kobani, sebuah kota Kurdi di Suriah, dekat perbatasan Turki.

Jika bisa merebut Kobani, ISIS akan menguasai wilayah Suriah sepanjang perbatasan.

Turki menegaskan tidak akan membiarkan Kobani jatuh ke tangan ISIS, namun masih menolak untuk mengirim pasukan untuk mempertahankan Kobani, dan hanya mengizinkan warga Kurdi Irak untuk masuk Kobani lewat Turki.

Amerika Serikat yang mengakui bahwa Kobani bisa jatuh, mengirim pasokan senjata kepada pejuang Kurdi lewat udara, namun diakui ada yang jatuh ke tangan ISIS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.