Kompas.com - 20/09/2014, 02:59 WIB
Cameron memahami kebijakan tidak membayar uang tebusan BBCCameron memahami kebijakan tidak membayar uang tebusan "sulit" untuk keluarga sandera
|
EditorFidel Ali Permana


LONDON, KOMPAS.com – Hasil referendum di Skotlandia yang memilih tidak merdeka membuat Perdana Menteri Inggris David Cameron sementara dalam posisi yang aman. Namun Cameron dituntut untuk memenuhi janji besarnya terhadap Skotlandia yang harus diwujudkan agar tidak mengganggu stabilitas politik di kedua negara.

Cameron sempat berjanji kepada Skotlandia yang tidak memerdekakan dirinya untuk memberikan kekuasaan lebih besar kepada Skotlandia dalam hal otonomi. Selain itu, Inggris juga akan membantu Skotlandia dalam hal pendanaan, pajak, dan pengeluaran di masa depan. Janji yang dikeluarkan Cameron dilihat oleh sebagian pihak sebagai keputusan dari kepanikan yang dialaminya.

“Di satu sisi, Cameron akan dipandang sebagai orang yang dapat menyatukan perserikatan, namun di sisi lain dia harus memenuhi janji-janji ambisiusnya untuk menyelesaikan permasalahan konstitusional,” ujar dosen politik di Nottingham Trent University, Matthew Ashton.

Ashton juga menuturkan hasil referendum yang diadakan Kamis lalu akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Cameron. Bila dia bisa menyelesaikan dan memenuhi semua janji-janjinya, maka kemungkinan besar Cameron yang akan mencalonkan diri di pemilihan Perdana Menteri tahun 2015 bisa mendapat dukungan signifikan.

Cameron yang sebelumnya kehilangan dukungan dari partai politik di Inggris karena dianggap tidak dapat menghentikan kemerdekaan Skotlandia menegaskan bahwa perubahan arah konstitusional harus disepakati. Kesepakatan itu sebagai bentuk persiapan politik menuju parlementer baru tahun 2015-2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.