Kompas.com - 04/07/2014, 21:06 WIB
ISIS mengumumkan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai kalifah 'pemimpin Muslim' di mana pun. ReutersISIS mengumumkan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai kalifah 'pemimpin Muslim' di mana pun.
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Seorang warga Inggris yang mengaku sedang bertempur di Suriah kepada Radio BBC5 mengatakan, dia tak akan pulang ke Inggris sebelum bendera ISIS berkibar di atas Downing Street dan Istana Buckingham.

Downing Street adalah kantor perdana menteri Inggris, sementara Istana Buckingham adalah kediaman Ratu Elizabeth II.

Pria yang diwawancarai Radio BBC5 itu adalah Aseel Muthana, yang tengah bertempur di Irak. Adiknya, Nasser, beberapa waktu lalu muncul dalam video propaganda ISIS bersama dua warga Inggris lainnya.

Aseel Muthana yang menyebut dirinya sendiri dengan nama Abu Osama mengatakan, dia bertempur di Suriah untuk mendirikan Kekhalifahan Islam.

"Saya tak berniat kembali ke Inggris karena saya di sini (Suriah) untuk mendirikan Kekhalifahan Islam. Tak ada apa pun di Inggris, di sana hanya ada setan," kata Aseel kepada Nicky Campbell, penyiar Radio BBC5.

"Saya akan kembali ke Inggris ketika khalifah Islam menaklukkan Inggris dan saya datang untuk mengibarkan bendera khalifah di atas Downing Street, Istana Buckingham, Tower Bridge, dan Big Ben," tambah dia.

Lebih lanjut, pria ini mengatakan bahwa awalnya dia mendapat tentangan dari keluarganya saat memutuskan untuk ikut bertempur di Suriah.

"Awalnya sulit untuk orangtua saya menerima ini semua karena tak ada ibu yang mau kehilangan putranya. Namun, saya mengirimi mereka foto dan saya berbicara dengan mereka terkait situasi di sini. Kini mereka memahami tujuan baik yang saya jalani," tambah dia.

Pada saat yang sama, sekitar 100 ulama Inggris menuliskan surat terbuka yang mengimbau agar para pemuda Muslim Inggris tidak terpikat dengan propaganda ISIS dan berangkat bertempur ke Suriah atau Irak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.