Korea Utara Tembaki Kapal Perang Korea Selatan

Kompas.com - 22/05/2014, 19:11 WIB
Kendaraan tempur amfibi marinir Korea Selatan mendarat di pesisir pantai di Pohang, 270 kilometer sebelah tenggara Seoul, dalam latihan gabungan AS-Korea Selatan. JUNG YEON-JE / AFPKendaraan tempur amfibi marinir Korea Selatan mendarat di pesisir pantai di Pohang, 270 kilometer sebelah tenggara Seoul, dalam latihan gabungan AS-Korea Selatan.
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com — Militer Korea Utara, Kamis (22/5/2014), melepaskan tembakan ke perairan tak jauh dari sebuah kapal perang Korea Selatan yang sedang berpatroli di perairan Laut Kuning yang disengketakan kedua negara.

Dua peluru jatuh tak jauh dari kapal perang Korea Selatan yang berlayar dekat Pulau Yeonpyeong. Insiden ini memicu evakuasi penduduk di pulau tersebut.

"Korea Utara menembakkan dua peluru dan jatuh di dekat kapal kita, namun tidak membahayakan atau merusak kapal itu," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Aksi Korea Utara itu terjadi pada pukul 18.00 waktu setempat, memicu respons dari kapal perang Korea Selatan yang balas menembakkan sejumlah peluru ke perairan Korea Utara.

Pada Rabu (21/5/2014), Korea Utara mengancam akan menyerang kapal Korea Selatan tanpa peringatan jika terjadi "pelanggaran" di perbatasan laut kedua negara.

Korea Utara tidak mengakui perbatasan di Laut Kuning, yang sempat memicu perang laut singkat pada 1999, 2002, dan 2009.

Pada 2010, Korea Utara menembaki Pulau Yeonpyeong yang menewaskan empat prajurit Korea Selatan dan sempat memunculkan kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X