Kompas.com - 15/04/2014, 16:30 WIB
Mohammad Arif (kanan) salah seorang tersangka pelaku kanibalisme di Pakistan. Sky NewsMohammad Arif (kanan) salah seorang tersangka pelaku kanibalisme di Pakistan.
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Kepolisian Pakistan menahan seorang pria yang diduga sebagai kanibal setelah kepala seorang bayi ditemukan di kediamannya di kota Darya Khan, Provinsi Punjab, sekitar 300 kilometer dari ibu kota Islamabad.

Farman Ali (30) ditahan sehari setelah polisi menahan kakaknya Mohammad Arif (35). Polisi mendapatkan temuan mengerikan di kediaman kedua pria itu.

Polisi mengatakan, dalam pemeriksaan, kedua kakak beradik itu mengaku memasak dan memakan daging manusia setelah mencuri mayat dari sebuah pemakaman.

Kedua pria ini sebelumnya pernah menghabiskan waktu selama dua tahun di penjara akibat melakukan kanibalisme. Keduanya baru dibebaskan tahun lalu.

Pada 2011, keduanya ditahan setelah terbukti menggali 100 mayat dari kuburan setempat dan memakan mayat-mayat itu.

Kepala kepolisian setempat, Ameer Abdullah, mengatakan, polisi menangkap keduanya setelah menerima laporan warga mencium bau tak sedap dari kediaman kedua orang itu.

"Kami menggerebek kediaman mereka pada Senin dan menemukan kepala seorang bocah laki-laki," kata Abdullah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdullah menambahkan, istri dan keluarga kedua pria ini sudah meninggalkan mereka bertahun-tahun lalu. Setelahnya, mereka tinggal rumah itu dalam isolasi. "Kedua orang ini akan menjalani tes kejiwaan," ujar Abdullah.

Di Pakistan, tidak ada undang-undang khusus yang bisa menjerat para pelaku kanibalisme. Pada 2011, kedua pria ini ditahan karena merusak mayat dan mengganggu tatanan kemasyarakatan.

Dalam kasus tahun 2011 itu, polisi menemukan jasad seorang perempuan yang baru meninggal dunia karena penyakit kanker di kediaman kedua pria itu. Saat ditemukan, jasad perempuan itu sudah tidak memiliki sebelah kakinya karena dimakan kedua pria tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky News
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.