Serbu Persembunyian Militan, Seorang Jenderal Mesir Tewas

Kompas.com - 19/03/2014, 17:50 WIB
Tentara Mesir. Reuters/Al ArabiyaTentara Mesir.
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com - Seorang brigadir jenderal dan seorang kolonel tewas saat pasukan Mesir menggrebek sebuah lokasi persembunyian kelompok militan yang diduga terkait dalam serangkaian serangan maut di negeri itu. Demikian keterangan militer dan kepolisian Mesir, Rabu (19/3/2014).

Pasukan Mesir menggrebek persembunyian kelompok miiltan Ansar Beit al-Maqdis yang terafiliasi Al-Qaeda di kota Al-Qanatir Al-Khayriya, di delta Sungai Nil, 30 kilometer sebelah utara Kairo.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan pasukan Mesir dan kelompok militan itu terlibat baku tembak selama sekitar ratu jam yang berujung pada tewasnya lima anggota kelompok militan.

Kelompok militan yang diserbu pada Rabu pagi itu diduga terkait dalam serangan terhadap sebuah pos pemeriksaan militer pada Sabtu (15/3/2014) yang menewaskan enam tentara.

Selain itu, kelompok Ansar Beit al-Maqdis ini juga dituding terlibat dalam pembunuhan seorang deputi menteri dalam negeri di Kairo pada Januari lalu.

Selain menewaskan sejumlah anggota kelompok itu, militer Mesir mengklaim menemukan bahan peledak dalam jumlah besar dan para anggota militan mengenakan sabuk peledak saat baku tembak dengan militer.

Setidaknya 200 orang anggota kepolisian dan militer tewas akibat serangan bom dan penembakan sejak militer menggulingkan Muhammad Mursi dari kursi presiden tahun lalu.

Sejak itu, serangan terhadap anggota polisi dan militer di Mesir meningkat tajam. Serangan terhadap aparat keamanan itu terjadi tak hanya di Kairo namun juga di kota-kota lain.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X