Kompas.com - 21/11/2013, 23:23 WIB
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com — Dua pria ditahan di Arab Saudi karena menawarkan pelukan gratis kepada masyarakat umum di ibu kota, Riyadh, Kamis (21/11/2013).

Polisi agama Saudi menangkap dua pria ini karena dianggap melakukan tindakan eksotis dan mengganggu ketertiban umum. Demikian kata surat kabar Saudi, Al Hayyat.

Aksi menawarkan pelukan hanya kepada pria-pria ini direkam dan hingga hari Kamis ini videonya sudah ditonton lebih dari satu juta kali di situs berbagi video YouTube.

Polisi Syariah Saudi—yang bertugas membantu menegakkan hukum syariah—memaksa mereka menandatangani surat berisi janji tidak akan melakukan aksi ini lagi.

Namun, salah seorang di antara pria yang ditangkap, Abdulrahman al-Khayyal, kepada harian Inggris The Independent mengatakan, ia tetap akan menawarkan lagi "pelukan gratis" kepada warga umum di Riyadh.

Al-Khayyal mengatakan, menawarkan pelukan gratis sama dengan bersedekah atau beramal. Karena itu, meski dianggap aksinya ini melanggar hukum, Al-Khayyal bersikukuh akan terus memberikan pelukan gratisnya itu.

Aksi Al-Khayyal ini sendiri mendapatkan sambutan beragam di antara para pengguna media sosial di Arab Saudi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.