USS Gerald Ford, Kapal Induk Baru Amerika Serikat

Kompas.com - 10/11/2013, 02:58 WIB
Putri mantan presiden AS, Susan Ford berdiri di depan kapal induk AL Amerika Serikat baru yang diberi nama sesuai nama presiden ke-38 AS, Gerald Ford. AP Photo/Steve HelberPutri mantan presiden AS, Susan Ford berdiri di depan kapal induk AL Amerika Serikat baru yang diberi nama sesuai nama presiden ke-38 AS, Gerald Ford.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Angkatan Laut AS, Sabtu (9/11/2013), meresmikan kapal induk baru USS Gerald Ford, sebuah kapal besar yang dibangun dengan biaya mahal di tengah masa penghematan anggaran.

Putri mantan presiden AS, Susan Ford Bales, memecahkan botol sampanye dalam upacara peresmian di pelabuhan Newport News, Virginia, tak jauh dari pangkalan AL Norfolk.

"Semoga Tuhan memberkati dan menjaga USS Gerald Ford, mereka yang membangunnya dan mereka yang berlayar bersama kapal ini," ujar Susan Ford sebelum memecahkan botol sampanyenya.

Selain Susan Ford, sederet tokoh ternama, teman dan kerabat mendiang Presiden Ford juga memberikan sambutan dalam peresmian itu, yang sekaligus peringatan terhadap kehidupan Ford, presiden AS ke-38.

"Dia (Ford) adalah orang yang memiliki nilai keberanian. Dan pra pria serta wanita yang berlayar di kapal ini pasti membawa kualitas yang sama dalam pengabdian mereka untuk negeri ini," kata mantan menteri pertahanan, Donald Rumsfeld.

Masalah pengetatan anggaran sempat menghambat pembangunan kapal ini yang baru 70 persen selesai. Pengiriman kapal induk ini ke AL ditunda hingga 2016.

Dihadapkan dengan pemotongan anggaran dan keperluan untuk membeli peralatan lain seperti kapal selam, Panglima AL Laksamana Jonathan Greenert memperingatkan USS Gerald Ford baru akan benar-benar selesai dibangun dua tahun lagi.

Itu berarti AL Amerika Serikat harus memaksimalkan kinerja 10 kapal induk yang ada saat ini. Sesuai undang-undang, angkatan laut seharusnya memiliki 11 kapal induk. Namun saat ini hanya 10 kapal induk yang aktif sejak USS Enterprise pensiun pada 2012.

Armada kapal induk yang ada saat ini, diluncurkan antara 1975-2009, semuanya adalah kapal kelas NImitz. Namun Gerald Ford mewakili kelas baru kapal induk dengan rancangan baru.

Kapal ini nantinya akan diikuti kapal dengan kelas yang sama yaitu USS John F Kennedy dan Enterprise baru. Semuanya memiliki panjang geladak 330 meter.

Kapal induk kelas Ford ini dirancang untuk menambah sorti pesawat dan helikopter tempur menjadi 25 persen lebih banyak, menghasilkan listrik lebih banyak, dan memproduksi air tawar lewat proses desalinasi lebih banyak.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X