Kompas.com - 17/10/2013, 15:35 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorErvan Hardoko
MOSUL, KOMPAS.com — Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan sebuah kendaraan yang dipenuhi bahan peledak di sebuah desa di wilayah utara Irak, Kamis (17/10/2013), dan menewaskan sedikitnya 15 orang.

Ledakan dahsyat menghancurkan sebuah kawasan permukiman di desa Al-Muwaffaqiyah di sebelah timur kota Mosul. Warga desa itu sebagian besar adalah etnis Shabak.

Komunitas Shabak adalah bagian dari etnis Kurdi yang banyak tinggal di perbatasan Irak dan Turki. Saat ini tercatat 30.000 orang etnis Shabak tinggal di Irak.

Komunitas Shabak berbicara dengan bahasa yang berbeda dengan bangsa Irak atau Kurdi. Mereka memeluk agama yang merupakan campuran antara Syiah dan kepercayan lokal.

Serangan terhadap etnis minoritas Shabak ini membuat situasi Irak, yang belakangan terus diwarnai kekerasan sektarian, semakin tidak menentu.

Sejumlah pengamat mengatakan, Pemerintah Iran yang didominasi kelompok Syiah telah gagal mengakomodasi keluhan dan keresahan kelompok Arab Sunni.

Mereka merasa "disingkirkan" karena seorang Sunni sangat sulit mendapatkan pekerjaan pemerintah dan kerap mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari aparat keamanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kekerasan di Irak meningkat tajam setelah pasukan keamanan pemerintah membubarkan kamp unjuk rasa anti-pemerintah yang digelar di Irak utara, 23 April lalu. Langkah aparat keamanan ini kemudian memicu bentrok yang menewaskan puluhan orang.

Serangan bom terbaru ini membuat jumlah korban tewas sepanjang Oktober mencapai 330 orang. Sementara sejak awal tahun, korban tewas mencapai lebih dari 5.000 orang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.