Kompas.com - 20/09/2013, 11:07 WIB
Seorang anggota pasukan Suriah saat berpatroli di kota Maalula, 11 September 2013. AFPSeorang anggota pasukan Suriah saat berpatroli di kota Maalula, 11 September 2013.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Sampai sekarang, Argentina dan Brasil memang berseberangan soal sepak bola. Bahkan, perseteruan keduanya terbilang abadi.

Kendati begitu, lain halnya saat berhadapan dengan krisis Suriah. Kedua negara bahkan dengan tegas mengatakan solusi diplomatik adalah jalan paling afdal untuk membuat kelar krisis Suriah.

Kedua negara sebagaimana warta AP pada Jumat (20/9/2013) menghelat pernyataan bersama di Buenos Aires, ibu kota Argentina. Pernyataan bilateral itu dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Argentina Hector Timerman dan Menteri Luar Negeri Brasil Luiz Alberto Figueiredo. "Mediasi pencarian solusi harus dilakukan secara damai. Hanya dengan cara itu, ribuan pengungsi Suriah bisa kembali ke rumah mereka," kata pernyataan itu.

Baik Argentina maupun Brasil juga mengecam penggunaan senjata kimia oleh pihak mana pun dalam kondisi apa pun.

Tak cuma itu, kedua negara juga sudah sepakat untuk bersama-sama menghadapi kasus penyadapan oleh AS yang kini dialami Brasil. "Kami mengantisipasi penyadapan yang kemungkinan juga dilakukan AS di Amerika Latin," kata pernyataan itu.

Secara teknis, kedua negara bekerja sama untuk pembangunan mekanisme keamanan untuk perlindungan data digital.

Haiti

Sementara, di tempat terpisah, Haiti memuji strategi diplomasi antara Rusia dan AS soal Suriah. "Haiti memuji upaya diplomasi Rusia dan AS untuk mengedepankan solusi damai untuk Suriah," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Haiti di ibu kota Port-au-Prince.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Haiti, kata pernyataan itu juga, meminta Presiden Suriah Bashar al-Assad bekerja sama dalam diplomasi dengan kedua negara adidaya tersebut. "Suriah harus memusnahkan seluruh persenjataan kimianya," kata pernyataan tersebut.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.