Tak Terima Tuduhan Perkosaan, Menteri India Tantang Polisi

Kompas.com - 18/09/2013, 17:17 WIB
Seorang perempuan membawa poster yang menuntut pengadilan menghukum mati para pemerkosa dan pembunuh seorang mahasiswa New Delhi, akhir tahun lalu. Hakim pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman mati untuk keempat terdakwa pelaku pemerkosaan. SAJJAD HUSSAIN / AFPSeorang perempuan membawa poster yang menuntut pengadilan menghukum mati para pemerkosa dan pembunuh seorang mahasiswa New Delhi, akhir tahun lalu. Hakim pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman mati untuk keempat terdakwa pelaku pemerkosaan.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Menteri Senior Negara Bagian Rajasthan, India, Lal Nagar mencak-mencak lantaran tuduhan perkosaan terhadap seorang perempuan, minggu lalu. Menurut dia, tuduhan itu cuma konspirasi politik menjatuhkan nama baiknya, tulis PTI pada Rabu (18/9/2013). "Dia dituduh melakukan perkosaan dan tindak kekerasan," begitu penegasan polisi senior Bhawani Sing Shekhawat.

Alih-alih taat hukum, Lal Nagar malah menantang polisi untuk membuktikan tuduhan itu. "Saya menantang polisi untuk membuktikan," katanya.

Catatan kepolisian menunjukkan seorang perempuan melaporkan tuduhan perkosaan dan tindak kekerasan terhadap dirinya oleh Lal Nagar. Pada 11 September 2013, menurut laporan perempuan itu, dirinya diminta oleh Lal Nagar datang ke kantor resminya di Jaipur. Saat memenuhi panggilan itulah, perkosaan terjadi. "Lal Nagar sempat memukuli saya," kata perempuan itu dalam laporannya.

Sky News Polisi India menggiring enam terdakwa pemerkosa perempuan Swiss ke pengadilan. Mereka akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X