Kompas.com - 13/09/2013, 15:53 WIB
Sutradara Iran Asghar Farhadi mengangkat piala Oscar yang diperolehnya pada 2012 untuk film karyanya, A Separation. AP PhotoSutradara Iran Asghar Farhadi mengangkat piala Oscar yang diperolehnya pada 2012 untuk film karyanya, A Separation.
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com — Pemerintah Iran kembali menghidupkan forum film utamanya hampir dua tahun setelah ditutup paksa oleh kelompok garis keras di negara itu. Demikian laporan kantor berita resmi Iran, Irna.

Rumah Sinema adalah tempat asal mula film-film Iran bermutu muncul, yang kemudian mencatat prestasi di berbagai festival kelas dunia.

Wakil Menteri Kebudayaan Hojatollah Ayoubi mengatakan, keputusan tersebut menunjukkan betapa besar dukungan Presiden Iran Hassan Rohani pada sektor industri perfilman negeri itu.

Presiden Hassan Rohani—yang dianggap lebih moderat ketimbang pendahulunya—telah menjanjikan toleransi lebih dalam isu-isu budaya.

Kementerian Kebudayaan Iran memerintahkan agar Rumah Sinema dibubarkan Januari 2012, setelah dituding mengubah anggaran dasarnya tanpa izin pejabat terkait.

Saat upacara pembukaan kembali Rumah Sinema, Ayoubi mengkritik pemerintahan terdahulu yang menggunakan politik sebagai alasan penutupan tempat tersebut.

"Ketika isu kultural—seperti yang menyangkut Rumah Sinema—ini dikaitkan dengan politik, itu (karena) situasinya tidak dikelola dengan tepat," tegasnya, seperti dikutip Irna.

Penutupan forum Rumah Sinema itu dikritik para pembuat film ternama Iran, termasuk sutradara Asghar Farhadi, yang memenangkan penghargaan Oscar pertama untuk Iran pada 2012 untuk filmnya, A Separation.

Forum ini melindungi 5.000 anggota yang terkait dengan berbagai segi profesi perfilman.

Meski dianggap membuat sikap-sikap reformis, Presiden Rohani juga dinilai mengecewakan saat mencalonkan seorang berlatar belakang konservatif sebagai menteri kebudayaan. Demikian laporan wartawan BBC Sebastian Usher.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X