Kompas.com - 13/09/2013, 10:03 WIB
EditorEgidius Patnistik

Penggunaan frase "praktik standar" dalam memasok informasi kepada PBB oleh pihak Suriah tampaknya menjengkelkan Kerry. "Tidak ada yang standar mengenai proses ini karena tingkah laku para penguasa," kata Kerry.

Lavrov tampaknya menegur Kerry karena telah melontarkan pernyataan politik ini, dan mengatakan, "Diplomasi menyukai keheningan." Kerry gagal mendengar terjemahan kata-kata terakhir Lavrov dan diminta untuk mendengarkan lagi.

Lavrov mengatakan dalam bahasa Inggris, "Tidak apa-apa, John," yang dibalas oleh Kerry sambil tersenyum, "Anda ingin saya percaya kata-kata Anda untuk itu, ini sedikit terlalu cepat."

Wartawan BBC James Robbins di Jenewa mengatakan ini adalah pembicaraan kritis, yang ditujukan untuk mencairkan kebuntuan selama dua setengah tahun mengenai masalah Suriah.

Wartawan BBC mengatakan tim Amerika dan Rusia luar biasa besar dan kebanyakan terdiri dari ahli senjata dan diplomat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.