Kompas.com - 13/09/2013, 10:03 WIB
EditorEgidius Patnistik
JENEWA, KOMPAS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan Rusia telah mulai pembicaraan penting di Jenewa mengenai rencana untuk pengendalian senjata kimia Suriah oleh pihak internasional.

Sergei Lavrov dan John Kerry mengatakan mereka berharap rencana itu bisa menunda aksi militer AS terhadap Suriah. Sementara PBB mengkonfirmasi telah menerima dokumen dari Suriah untuk bergabung dengan Konvensi Senjata Kimia, yang merupakan langkah kunci dalam rencana Rusia.

Presiden Suriah mengatakan akan menyerahkan data mengenai persenjataan mereka dalam satu bulan setelah penandatanganan konvensi itu.

AS menuduh pemerintah Suriah membunuh ratusan orang dalam serangan kimia di daerah Ghouta ibukota, Damaskus, pada 21 Agustus silam. Pemerintah membantah tuduhan itu, menyalahkan pemberontak.

Rusia mengumumkan proposal untuk menangani krisis senjata kimia meningkat pada Senin, ketika Kongres AS sedang berdebat apakah akan mendukung langkah Presiden Barack Obama untuk menyerang.

Bisa tetapi Sulit

Dalam konferensi pers menjelang jamuan makan malam resmi di Jenewa, Swiss, Menteri Luar Negeri Lavrov mengatakan resolusi isu senjata kimia di Suriah akan dapat membatalkan serangan militer Amerika Serikat. Dia mengatakan harus ada jalan lain daripada konfrontasi militer, dan bahwa suksesnya perundingan ini dapat diikuti oleh pertemuan "Jenewa 2" di masa datang.

Menteri Luar Negeri Kerry mengatakan bahwa hanya ancaman kekerasan lah telah mendorong Suriah untuk melepaskan senjata kimia mereka, tetapi bahwa ia berharap diplomasi bisa mencegah aksi militer. Dia mengatakan harapan dari pertemuan ini cukup tinggi - terutama untuk pihak Rusia.

Kerry mengatakan, "Ini bukan permainan. Itu harus bersifat nyata, itu harus komprehensif, itu harus diverifikasi, itu harus kredibel, itu harus... dilaksanakan secara tepat waktu. Akhirnya, harus ada konsekuensi jika semua itu tidak terjadi."

Dia menambahkan, "Presiden Obama telah jelas mengatakan bahwa jika diplomasi gagal, serangan mungkin diperlukan."

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.