Kompas.com - 18/08/2013, 03:19 WIB
Ledakan mengguncang Lebanon, Kamis (15/8/2013). Setidaknya 18 orang tewas dan 245 terluka, dari ledakan yang berasal dari sebuah mobil, di lingkungan padat penduduk yang menjadi basis Hezbollah Lebanon. AFPLedakan mengguncang Lebanon, Kamis (15/8/2013). Setidaknya 18 orang tewas dan 245 terluka, dari ledakan yang berasal dari sebuah mobil, di lingkungan padat penduduk yang menjadi basis Hezbollah Lebanon.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Korban tewas serangan bom mobil di wilayah basis Hezbollah Lebanon menjadi 27 orang. Informasi jumlah korban ini berasal dari Kementerian Kesehatan Lebanon sebagaimana warta APpada Sabtu (17/8/2013).


Sejatinya, jumlah korban tewas tersebut adalah yang tertinggi. Pembandingnya adalah insiden serangan bom mobil yang menewaskan Perdana Menteri Lebanon Rafiq Hariri dan 22 orang lainnya pada Februari 2005. "Korban luka dalam serangan Kamis (15/8/2013) menjadi 336 orang,"kata Juru Bicara Kantor Kementerian Kesehatan Lebanon Ali Hassan Khalil.

Tercatat adanya klaim dari kelompok yang menamakan dirinya Batalyon Aisha. Kelompok yang terbilang tidak dikenal itu menyerang basis Hezbollah dengan satu alasan. Menurut Batalyon Aisha, Hezbollah terlibat mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Di Lebanon sendiri, perang saudara di Suriah justru berdampak pada munculnya dua kubu berbeda. Satu pihak mendukung rezim berkuasa. Pihak lain mendukung kelompok oposisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X