Obama: Saya Tak Akan Kerahkan AU untuk Mengejar Snowden

Kompas.com - 27/06/2013, 20:46 WIB
Presiden AS Barack Obama dalam jumpa pers di istana kepresidenan Senegal di Dakar, Kamis (27/6/2013). JIM WATSON / AFPPresiden AS Barack Obama dalam jumpa pers di istana kepresidenan Senegal di Dakar, Kamis (27/6/2013).
EditorErvan Hardoko

DAKAR, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kamis (27/6/2013), mengatakan, dia tidak akan mengerahkan angkatan udara AS untuk mencegat setiap pesawat terbang yang diduga membawa buronan Edward Snowden.

"Tidak. Saya tidak akan mengerahkan angkatan udara hanya untuk menangkap peretas itu," kata Obama dalam konferensi pers di Dakar, Senegal.

Komentar Obama ini dikeluarkan di sela-sela kunjungannya ke Senegal dan pada saat Snowden diduga kuat masih berada di Rusia, terjebak di zona transit Bandara Sheremetyevo, Moskwa.

Snowden tampaknya tidak bisa melanjutkan perjalanannya ke Ekuador yang kemungkinan akan memberikan dia suaka karena Pemerintah AS sudah membatalkan paspor Snowden.

Lebih jauh Obama, yang sudah dipermalukan China dan Rusia yang menolak menyerahkan Snowden, menegaskan, hal paling merusak untuk AS dalam kasus ini bukanlah soal dipermalukan di kancah internasional.

Hal paling penting dalam kasus ini, lanjut Obama, bocornya informasi penting dari program-program spionase terpenting AS.

Obama juga menegaskan, kasus ini tidak akan merusak hubungan antara Amerika Serikat dengan China dan Rusia meski kedua negara itu enggan menyerahkan Snowden ke aparat AS.

Pemerintah AS, lanjut Obama, menggunakan semua saluran hukum yang dimungkinkan dalam upaya mendapatkan kembali Edward Snowden.

"Hubungan AS dengan China dan Rusia sangat luas dan meliputi banyak isu. Saya tidak akan melakukan perjanjian apa pun dengan China dan Rusia hanya untuk satu kasus ekstradisi," Obama menegaskan.

Baca tentang


    Sumber
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X