Iklan "Cara Konyol untuk Mati" Dapat Banyak Penghargaan - Kompas.com

Iklan "Cara Konyol untuk Mati" Dapat Banyak Penghargaan

Kompas.com - 26/06/2013, 07:49 WIB
Wikimedia.org Metro Trains Melbourne
MELBOURNE, KOMPAS.COM - Iklan layanan masyarakat berjudul Cara Konyol untuk Mati produksi perusahaan kereta api swasta Melbourne, Metro Trains, meraih penghargaan terbanyak dalam Festival Kreativitas Lions International di Cannes, Perancis, akhir pekan lalu. Iklan yang disaksikan lebih dari 50 juta orang di Youtube sejak diluncurkan November 2012 itu meraih 5 gelar Grand Prix, 18 Singa Emas, 3 Singa Perak, dan 2 Singa Perunggu.

Berdurasi tiga menit, iklan itu mengimbau orang menjaga keselamatan di sekitar kereta api. Dihiasi lagu riang dan tingkah lucu makhluk seperti amuba, dua menit pertama klip itu berisi hal konyol yang membahayakan. Hal itu misalnya menyodok beruang dengan tongkat, memelihara ular berbisa, atau menjual dua ginjal lewat internet.

Puncaknya, kecerobohan, seperti menerobos palang pelintasan kereta api atau terjatuh dari peron ke rel di stasiun. ”Idenya muncul setelah melihat orang melakukan hal berisiko di sekitar kereta api,” kata Leah Waymark, Manajer Hubungan Masyarakat Metro Melbourne.

Yang menarik, Metro Trains melaporkan, korban kecelakaan kereta api turun 21 persen sejak iklan ini diluncurkan. ”Kami tak pernah membayangkan hasilnya sebaik ini,” ujar Waymark. (Reuters/upi/was)


EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Pipa Bocor di Puri Kembangan Jakbar karena Tertabrak Mobil

Pipa Bocor di Puri Kembangan Jakbar karena Tertabrak Mobil

Megapolitan
RUU Kekerasan Seksual, Ini PR Besar DPR yang Harus Tuntas!

RUU Kekerasan Seksual, Ini PR Besar DPR yang Harus Tuntas!

Edukasi
Terungkapnya Pembunuh Dufi, Pria yang Ditemukan Tewas di Dalam Drum

Terungkapnya Pembunuh Dufi, Pria yang Ditemukan Tewas di Dalam Drum

Megapolitan
Geledah 8 Lokasi di Medan dan Pakpak Bharat, KPK  Uang Rp 55 Juta di Rumah Bupati

Geledah 8 Lokasi di Medan dan Pakpak Bharat, KPK Uang Rp 55 Juta di Rumah Bupati

Nasional
Gara-gara Pakan Ayam, Polisi Sukses Tangkap Maling Motor Ini

Gara-gara Pakan Ayam, Polisi Sukses Tangkap Maling Motor Ini

Regional
Pipa Bocor di Puri Kembangan Jakbar, Air Menyembur ke Jalanan

Pipa Bocor di Puri Kembangan Jakbar, Air Menyembur ke Jalanan

Megapolitan
Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung 'Nge-gas'!

Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung "Nge-gas"!

Edukasi
Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Internasional
Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Megapolitan
Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Regional
5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

Megapolitan
Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Nasional
Kuliah di Belanda Jangan Gampang 'Baper', Tahu Sebabnya?

Kuliah di Belanda Jangan Gampang "Baper", Tahu Sebabnya?

Edukasi
Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Regional
5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

Regional

Close Ads X