Kompas.com - 16/01/2020, 14:21 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam pertemuan dengan komunitas bisnis di Kremlin, Moskwa, pada 25 Desember 2019. REUTERS/Alexander Nemenov/POOLPresiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam pertemuan dengan komunitas bisnis di Kremlin, Moskwa, pada 25 Desember 2019.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan, negaranya telah menjadi nomor satu di dunia dalam bidang senjata.

Dalam pidato kenegaraan di hadapan 1.300 politisi dan 900 jurnalis lokal maupun asing, dia menuturkan bahwa Kremlin bukanlah ancaman.

Baca juga: Putin Sebut Rusia Telah Unggul dalam Senjata Hipersonik

"Rusia terbuka pada peningkatan relasi dan kerja sama dengan semua mitra. Kami bukan ancaman. Kami tak ingin memaksakan kehendak kami ke siapa pun," kata Putin.

Dilansir CNBC Rabu (15/1/2020), dia menuturkan bahwa untuk pertama kalinya sejak Uni Soviet, negaranya tak mengejar negara lain dalam urusan senjata.

"Malah sebaliknya, negara maju lain yang justru tengah mengembangkan persenjataan yang sudah dipunyai Rusia," klaimnya.

Meski mengaku sudah unggul dalam persenjatan, Putin menyatakan dia tidak ingin jumawa, dan tetap memperhatikan perkembangan dunia.

Pada 27 Desember 2019, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu menuturkan bahwa rudal hipersonik Avangard telah beroperasi.

Pejabat Rusia menyatakan, rudal hipersonik Avangard bisa mencapai kecepatan hingga Mach 27, atau 33.000 km per jam.

Mach 1 merupakan satuan yang dipakai dalam kecepatan suara. Kemudian, Avangard juga diklaim punya kemampuan manuver tinggi.

"Gelombang pertama resimen misil yang diperlengkapi dengan rudal hipersonik beroperasi pukul 10.00 waktu Moskwa pada 27 Desember," ujar kementerian.

Tidak ada detil yang dipaparkan. Tetapi menurut sumber Rusia, resimen pertama Avangard berbasis di Region Orenburg di Ural.

Kremlin mengklaim, mereka sudah menunjukkan senjata tersebut kepada inspektur senjata dari Amerika Serikat (AS) November lalu.

Baca juga: Vladimir Putin Dikabarkan Akan Datang ke Indonesia



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X