Kompas.com - 24/12/2019, 19:35 WIB
Foto bertanggal 6 Juni 2018, menunjukkan kapal-kapal yang berlabuh di sepanjang selat selatan Singapura. AFP / ROSLAN RAHMANFoto bertanggal 6 Juni 2018, menunjukkan kapal-kapal yang berlabuh di sepanjang selat selatan Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Dalam empat hari terakhir, lima serangan perompak terjadi di Selat Singapura.

The Straits Times melaporkan serangan terakhir terjadi pada Senin (23/12/2019). Dua kapal pengangkut dan tanker yang tengah melintas Selat Singapura diserang dalam pada tengah malam.

Pertama, pada pukul 00.12. Kepala Kamar Mesin tanker Bamzi dan seroang awak melihat tiga penyusup di kamar mesin. Salah satunya memegang pisau.

Tanker itu tengah berlayar dari Nipa, Indonesia, ke Qing Dao, China. Awak kapal yang melihat penyusup segera membunyikan alarm kapal. Tiga penyusup pun melarikan diri.

Baca juga: 3 Perompak Ditangkap, Granat dan Perhiasan Disita

Belakangan ditemukan dua awak kapak dalam keadaan terikat. Tidak ada barang berharga yang hilang.

Kedua, pukul 01.54 di kapal Trust Star. Awak kapal itu melihat enam penyusup naik ke kapal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keenam penyusup mengikat dua awak kapal di kamar mesin, namun kabur setelah alarm dibunyikan.

Kedua insiden itu berjarak hanya dua jam. Para perompak mengikat awak kapal sembari menjarah isi kapal.

Baca juga: Kapal Kargo Korea Selatan Diserang Perompak di Dekat Selat Singapura

Beruntung alarm keburu berbunyi sebelum mereka berhasil merampok apapun.

Pusat Informasi Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia (ReCAAP) sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan.

Pada 20 Desember 2019 lalu, tiga serangan terpisah terjadi di Selat Singapura.

"Dari tiga kapal yang sempat ditumpangi perompak, dua kapal pengangkut dan satu tanker. Karena kedekatan insiden itu, diduga pelakunya dari kelompok perompak yang juga beraksi pada 20 Desember," kata Pusat Informasi ReCAAP.

Diduga, kelima serangan dilancarkan oleh kelompok yang sama. ReCAAP mengimbau para penanggung jawab kapal untuk meningkatkan kesiagaan dan belatih menghadapi situasi semacam ini.

Baca juga: JK Berharap Nelayan Indonesia Tak Seperti Nelayan Somalia yang Berubah Jadi Perompak

Tahun ini saja, sudah ada 29 insiden perompakan di Selat Singapura. Dari 29 insiden ini, 15 kapal mengarah ke barat, sementara 14 ke arah timur.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.