Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Kompas.com - 22/11/2019, 16:52 WIB
Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi. AFP / ROSLAN RAHMANPemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi bakal hadir di Sidang PBB terkait tudingan genosida yang dilakukan negaranya terhadap Rohingya.

Lebih dari 730.000 etnis Rohingya, sebagian besar Muslim, melarikan diri ke Bangladesh setelah pecah konflik dengan militer pada 2017.

Penyelidik PBB yang melakukan investigasi menyatakan, konflik itu dipicu oleh "niat melakukan genosida", demikian dilaporkan Al Jazeera Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Paris akan Cabut Gelar Kehormatan Kebebasan dari Aung San Suu Kyi


Myanmar berkali-kali menyebut penanganan di Rohingya perlu dilakukan untuk membasmi "terorisme", dan mengklaim sudah membentuk komite untuk menginvestigasinya.

Gambia memutuskan mengajukan gugatan itu ke Sidang PBB setelah mendapatkan dukungan dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berjumlah 57 negara.

Hanya negara yang bisa menggugat negara lain di Pengadilan Kriminal Internasional (IJC), dan menjadi upaya global pertama menyeret Myanmar.

Ini menjadi contoh langka bagaimana bisa negara menyeret negara lain ke hadapan hukum, dengan sidang perdana digelar 10-12 Desember.

Baca juga: Saat Aung San Suu Kyi Tak Disambut Hangat di KTT Asean

Momen "Bersejarah" bagi Rohingya

Juru bicara partai Aung Sang Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi, menyatakan sang pemimpin sendiri yang akan memimpin delegasi.

Tuduhan yang dilayangkan dirasa sudah menyerang pribadi Suu Kyi, di mana dia disebut tidak menyerukan adanya pelanggara HAM.

"Selain itu, mereka juga menuduhnya tidak berusaha menghentikan pelanggara HAM di sana. Jadi, dia akan menghadapi gugatan itu secara langsung," ujar juru bicara.

Adapun kantor Suu Kyi di Facebook sudah mengumumkan mereka telah mendapatkan pengacara internasional yang mumpuni untuk menghadapi kasus itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X