Putin: Tidak Ada Bukti Iran Bertanggung Jawab dalam Serangan di Arab Saudi

Kompas.com - 03/10/2019, 19:57 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam konferensi pers tahunan di Moskwa pada Kamis (20/12/2018). AFP/ALEXANDER NEMENOVPresiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam konferensi pers tahunan di Moskwa pada Kamis (20/12/2018).

Namun Riyadh dan sekutunya, Amerika Serikat, serta sejumlah pemimpin negara besar Eropa, menolak klaim Houthi dan menuding Teheran sebagai pihak yang ada di balik serangan.

Iran telah membantah tuduhan tersebut, meski Arab Saudi dan AS mengaku telah memiliki bukti dan telah memulai penyelidikan terhadap serangan itu.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa Riyadh sedang memanfaatkan situasi ketegangan yang terjadi untuk membuka jalan bagi masuknya pasukan asing ke wilayah Teluk.

Baca juga: Menlu Iran kepada Arab Saudi: Keamanan Tidak Bisa Dibeli

AS mengatakan telah menyiagakan pasukan tambahan untuk ditempatkan di Arab Saudi setelah mendapat permintaan dari kerajaan tersebut.

Pasukan yang disiapkan meliputi 200 tentara, sistem peluncur rudal Patriot, serta sistem pertahanan rudal THAAD.

Sementara Zarif mengatakan bahw solusi untuk mewujudkan perdamaian di wilayah itu adalah dengan mengakhiri perang di Yaman.

"Ketegangan di kawasan itu akan berakhir dan itu akan menghentikan wibawa Arab Saudi menjadi semakin rusak," katanya.

Puluhan ribu orang, kebanyakan merupakan warga sipil, telah menjadi korban tewas dalam Perang Yaman, sejak Arab Saudi dan sekutunya melakukan intervensi pada Maret 2015.

Pertempuran juga telah menggusur jutaan orang dan menyebabkan lebih dari dua pertiga penduduknya membutuhkan bantuan.

Baca juga: 3 Negara Ini Sepakat Iran Berada di Balik Serangan ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Halaman:


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X