3 Negara Ini Sepakat Iran Berada di Balik Serangan ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Kompas.com - 24/09/2019, 22:13 WIB
Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi Kolonel Turki al-Maliki menunjukkan serpihan rudal penjelajah dan drone dari Iran yang diamankan dari kilang minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais yang jadi lokasi serangan. Saudi pun langsung mengarahkan telunjuknya ke Iran sebagai pelaku serangan pada Sabtu dini hari (14/9/2019). AFP/FAYEZ NURELDINEJuru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi Kolonel Turki al-Maliki menunjukkan serpihan rudal penjelajah dan drone dari Iran yang diamankan dari kilang minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais yang jadi lokasi serangan. Saudi pun langsung mengarahkan telunjuknya ke Iran sebagai pelaku serangan pada Sabtu dini hari (14/9/2019).

NEW YORK, KOMPAS.com - Pemimpin Jerman, Perancis dan Inggris, mengikuti posisi AS mengenai serangan terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi.

Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Perancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, pada Senin (23/9/2019), menyatakan bahwa Iran "jelas" berada di balik serangan itu.

Namun ketiga pemimpin itu juga menyerukan langkah diplomasi, bukan pengerahan militer.

"Jelas bagi kami bahwa Iran memikul tanggung jawab atas serangan ini. Tidak ada penjelasan lain," kata ketiga pemimpin itu dalam sebuah pernyataan usai melakukan pertemuan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

Baca juga: Iran Berjanji Hancurkan Setiap Musuh yang Menyerang

Tetapi ketiga pemimpin negara Eropa itu juga menegaskan pentingnya diplomasi dan perundingan untuk mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah.

"Sudah tiba saatnya bagi Iran untuk menerima kerangka kerja negosiasi jangka panjang untuk program nuklirnya, serta masalah keamanan regional, termasuk program misilnya," kata pernyataan itu.

"Kami menyerukan Iran untuk berkomitmen pada dialog semacam itu dan untuk menghindari provokasi dan eskalasi baru," lanjut pernyataan itu.

" Serangan-serangan itu juga menyoroti perlunya de-eskalasi di kawasan itu, untuk upaya diplomatik yang berkelanjutan dan keterlibatan dengan semua pihak."

Baca juga: Hadir dalam Sidang Umum PBB, Presiden Iran Beri Pesan kepada Dunia

Sementara Boris Johnson dalam sebuah wawancara dengan stasiun NBC, mengatakan Presiden Donald Trump dapat menegosiasikan kesepakatan nuklir dengan Iran.

"Saya pikir ada satu orang yang dapat melakukan kesepakatan yang lebih baik... dan itu adalah presiden Amerika Serikat," katanya.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengesampingkan negosiasi perjanjian nuklir yang baru dengan menuliskan di Twitter bahwa negara-negara Eropa telah gagal "memenuhi kewajiban mereka" dalam perjanjian 2015.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X