Saat Trump Berpidato di Sidang Umum PBB, Duta Besar Venezuela Ini Asyik Baca Buku

Kompas.com - 25/09/2019, 20:20 WIB
Duta Besar Venezuela untuk PBB Daniela Rodriguez membaca buku ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Sidang Umum PBB di New York, Selasa (24/9/2019). Trump menyebut Presiden Venezuela Nicolas Maduro adalah boneka Kuba. Twitter via NewsweekDuta Besar Venezuela untuk PBB Daniela Rodriguez membaca buku ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Sidang Umum PBB di New York, Selasa (24/9/2019). Trump menyebut Presiden Venezuela Nicolas Maduro adalah boneka Kuba.

NEW YORK, KOMPAS.com - Duta Besar Venezuela untuk PBB Daniela Rodriguez asyik membaca buku ketika Presiden AS Donald Trump berpidato di Sidang Umum PBB.

Rodriguez melakukannya setelah Trump melontarkan kritikan kepada Presiden Nicolas Maduro, di mana dia menekankan "tekanan maksimum".

Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB dilansir Newsweek Selasa (24/9/2019), Trump mengecam Maduro sebagai diktator dan boneka Kuba.

Baca juga: Maduro Perintahkan Angkatan Bersenjata Venezuela Waspadai Serangan dari Kolombia

"Dia dilindungi pengawal Kuba, bersembunyi dari rakyatnya sendiri sementara Kuba menjarah kekayaan minyak Venezuela untuk mempertahankan pemerintahan komunis," kecamnya.

Presiden 73 tahun itu menuturkan, AS dan sekutunya membangun koalisi 55 negara yang mengakui pemimpin oposisi, Juan Guaido.

"Kepada rakyat Venezuela yang terjebak dalam mimpi buruk ini, ketahuilah bahwa AS bersatu mendukung kalian," tegas dia.

Tetapi Duta Besar Rodriguez nampaknya tak terkesan, dan tetap asyik membaca buku Simon Bolivar, tokoh revolusioner Venezuela.

Meski kebanyakan negara Amerika Latin dan Eropa berpihak pada Guaido, Maduro masih mendapat dukungan dari negara seperti Iran, Rusia, hingga China.

Sementara PBB masih mengakui Maduro meski ditekan Washington, di mana perwakilan oposisi dan pemerintah Venezuela bakal membahasnya pekan ini.

Dalam kicauan di Twitter, Rodriguez menunjukkan buku yang dibacanya berjudul Bolívar heroe, genio y pensamiento universal (Pahlawan Bolivar, Pemikiran Jenius dan Universal).

" Buku ini saya baca ketika Trump merendahkan Sidang Umum PBB dengan perkataan imperialis dan xenofobia-nya," kata Rodriguez.

"Hidup Bolivar! Hidup Venezuela! Hidup rakyat Venezuela yang tidak tunduk terhadap segala kerajaan #HandsOffVenezuela," lanjutnya.

Trump menggunakan kesempatan ini dengan menentang sosialisme tak hanya di Venezuela. Namun juga seluruh dunia, maupun AS.

Dia menyoroti bagaimana ada sejumlah politisi yang mendukung ideologi itu. Seperti Senator Bernie Sanders yang menjadi salah satu pesaing di Pilpres AS 2020.

"Hari ini, saya ingin mengulangi pesan yang saya berikan di dalam negara saya. AS tidak akan menjadi negara sosialis," tukasnya.

Baca juga: Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi Apa Pun di Venezuela

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X