Ditangkap karena Menonton Laga Sepak Bola di Stadion, Seorang Wanita Iran Tewas Bakar Diri

Kompas.com - 10/09/2019, 18:14 WIB
Fans Iran membentangkan spanduk bertuliskan Biarkan Perempuan Iran Memasuki Stadion sebagai bentuk perayaan setelah laga Grup B antara Iran versus Maroko dalam putaran final Piala Dunia di Rusia pada 15 Juni 2018. AFP/PAUL ELLISFans Iran membentangkan spanduk bertuliskan Biarkan Perempuan Iran Memasuki Stadion sebagai bentuk perayaan setelah laga Grup B antara Iran versus Maroko dalam putaran final Piala Dunia di Rusia pada 15 Juni 2018.

TEHERAN, KOMPAS.com - Seorang wanita Iran dilaporkan tewas setelah melakukan aksi bakar diri setelah ditangkap karena menonton pertandingan sepak bola.

Identitas dari perempuan berusia 20 tahun itu memang tidak diungkapkan kepada publik. Namun oleh media setempat, dia dipanggil sebagai "Sahar".

Baca juga: Jaksa Iran: Wanita yang Menonton Pertandingan Sepak Bola Itu Berdosa

Merujuk keterangan Human Rights Watch dilansir The Independent Selasa (10/9/2019), wanita itu ditangkap pada Maret setelah masuk ke stadion utama Teheran untuk menonton laga sepak bola.

Perempuan di Iran memang dilarang untuk masuk ke stadion demi menonton pertandingan sepak bola tim pria, meski oleh FIFA, kebijakan itu dianggap melanggar konstitusi mereka.

Adapun kompleks olahraga yang diduga menjadi tempat Sahar ditangkap adalah Stadion Azadi, yang dalam bahasa Persia berarti kebebasan atau kemerdekaan.

Setelah ditangkap, Sahar sempat dibebaskan setelah membayar jaminan. Kemudian pada 2 September, dia melakukan aksi bakar diri pasca-meninggalkan pengadilan Teheran.

Menurut laporan kantor berita Shafaghna, Sahar tewas pada Senin (9/9/2019). Presiden FIFA, Gianni Infantino, angkat bicara mengenai kebijakan itu.

Dia mendesak negara yang mengadopsi sistem republik Islam tersebut supaya mengizinkan wanita memasuki stadion, atau terancam menghadapi sanksi pada Juni lalu.

Di dunia maya, Sahar dikenal dengan julukan "gadis biru", merujuk kepada warna yang identik dengan kesebelasan yang begitu diidolakan oleh Sahar.

Kepada media lokal, saudara Sahar mengungkapkan bahwa dia menderita bipolar disorder, dengan waktu yang dihabiskan di penjara menurunkan kesehatan mental.

Kapten tim nasional Iran Masoud Shojaei memberikan penghormatan kepada Sahar di Instagram. Dia juga menuturkan sama seperti publik, terkejut dengan aksi tersebut.

"Generasi di masa mendatang bakal sangat kaget ketika mengetahui bahwa wanita dilarang memasuki arena olahraga di masa kami," katanya kepada Radio Farda.

Baca juga: FIFA Kecewa Larangan Wanita Masuk Stadion Kembali Terjadi

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X