Meng Meng, Panda Betina di Kebun Binatang Jerman Lahirkan Anak Kembar

Kompas.com - 02/09/2019, 15:37 WIB
Meng Meng, panda betina di kebun binatang Berlin, Jerman, yang baru saja melahirkan dua bayi, pada Sabtu (31/8/2019) malam. AFP / TOBIAS SCHWARZMeng Meng, panda betina di kebun binatang Berlin, Jerman, yang baru saja melahirkan dua bayi, pada Sabtu (31/8/2019) malam.

BERLIN, KOMPAS.com - Meng Meng, panda betina pinjaman dari pemerintah China kepada sebuah kebun binatang di Jerman, telah melahirkan dua ekor bayi.

Kelahiran itu menjadi yang pertama kalinya seekor indu panda melahirkan anak kembar di Jerman, menjadi kabar gembira tidak hanya bagi pihak pengelola kebun binatang, namun juga pemerintah Jerman.

"Meng Meng telah menjadi seorang ibu, dua kali! Kami sangat senang sampai tak mampu berkata-kata," tulis pihak Kebun Binatang Tierpark Berlin, melalui akun Twitter-nya, Senin (2/9/2019).

Pihak kebun binatang turut mengunggah video induk panda Meng Meng, bersama dengan salah satu bayinya yang masih berwarna merah muda.

Baca juga: Presiden China Hadiahkan 2 Ekor Panda kepada Putin

Meng Meng melahirkan bayi pertamanya pada Sabtu (31/8/2019) malam dan bayi keduanya selang satu jam kemudian.

"Meng Meng dan kedua anaknya lahir dengan selamat, semuanya dalam keadaan sehat," kata direktur kebun binatang Tierpark Berlin, Andreas Knieriem, dikutip AFP.

Kedua bayi panda tersebut lahir dengan bobot masing-masing 136 gram dan 186 gram. Namun jenis kelamin keduannya belum diketahui, demikian menurut pihak kebun binatang.

Ketika lahir, bayi panda berwarna merah muda dengan sedikit bulu putih halus dan ekor yang panjang. Seekor bayi panda pada umumnya hanya berukuran 1/900 dari induknya, menurut World Wildlife Fund (WWF).

Baca juga: Terungkap, Begini Wujud Panda Albino Pertama di Dunia

Meng Meng merupakan panda pinjaman dari pemerintah China, bersama dengan seekor panda jantan bernama Jiao Qing, yang tiba di Berlin pada Juni 2017.

Pihak kebun binatang Tierpark Berlin harus menyediakan anggaran hingga 15 juta dollar AS (sekitar Rp 213 miliar) untuk kontrak perawatan panda-panda itu selama 15 tahun.

Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk program penelitian konservasi dan pemuliaan di China.

Pemerintah China telah dikenal dengan "Diplomasi Panda" yang dilakukannya, dengan mengirimkan hewan harta nasional itu ke sejumlah negara, sebagai simbol hubungan dekat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X