Buru Perempuan Perusak Pesta Pernikahan Ini, Polisi AS Tawarkan Hadiah Rp 57 Juta

Kompas.com - 16/08/2019, 10:10 WIB
Inilah gambar CCTV yang menunjukkan seorang perempuan di Amerika Serikat (AS). Dia dituduh menjadi perusak pesta pernikahan karena mencuri hadiah hingga ribuan dollar. Polisi pun memburunya dan menawarkan hadiah hingga Rp 57 juta bagi siapa pun yang tahu keberadaannya. via Sky NewsInilah gambar CCTV yang menunjukkan seorang perempuan di Amerika Serikat (AS). Dia dituduh menjadi perusak pesta pernikahan karena mencuri hadiah hingga ribuan dollar. Polisi pun memburunya dan menawarkan hadiah hingga Rp 57 juta bagi siapa pun yang tahu keberadaannya.

SAN ANTONIO, KOMPAS.com - Polisi di Amerika Serikat ( AS) menyatakan mereka tengah memburu seorang perempuan yang dituduh sebagai perusak pesta pernikahan dan menawarkan uang hadiah.

Detektif meyakini pelaku berpura-pura sebagai tamu setidaknya di tiga pesta di San Antonio, Texas, sejak Desember 2018. Dia kemudian beraksi dengan mencuri suvenir ribuan dollar.

Baca juga: Mati Listrik, Pesta Pernikahan di Bandung Gelap dan Gerah, Penyanyi Tak Mampu Menghibur

Polisi kemudian merilis rekaman CCTV foto perempuan itu seraya menyatakan si perusak pesta pernikahan tengah dihubungkan dengan kasus pencurian.


Dalam unggahannya di Facebook, Penegak Hukum Comal County menyatakan, mereka menawarkan hadiah 4.000 dollar AS, sekitar Rp 57 juta, bagi yang bisa memberi informasi tentang dia.

"Jangan biarkan dia merusak hari istimwa orang lain, dan mari kita seret si perusak pesta ini ke hadapan hukum," ujar polisi dikutip Sky News Kamis (15/8/2019).

Kepada media lokal KENS, sumber dari detektif Comal County menuturkan si pelaku menemukan cara untuk menyamar ke pesta pernikahan dan menjalankan aksinya.

"Nampaknya tersangka kami menemukan cara jitu menjadikan aksinya sebagai pendapatannya, dengan kami masih belum tahu berapa nominal kerugian akibat ulahnya," ujar sumber itu.

Salah satu pasangan, Brittany dan Andy Flores, berujar mereka baru tahu suvenir pernikahan seharga ribuan dollar lenyap ketika mereka pergi bulan madu.

Ketika mereka sampai di resor wisata Cancun di Meksiko awal Agustus ini, ibu Brittany sempat menelepon dan bertanya apakah mereka mengambil semua kartu suvenir.

"Kami sempat berpikir apa yang ibu saya bicarakan. Kemudian saat kami tahu apa yang terjadi, perasaan kami seperti hancur dan tenggelam," ucap Brittany.

Dia melanjutkan dengan menegaskan aksi perempuan itu harus dihentikan setelah menyadari mereka bukanlah pasangan yang menjadi satu-satunya korban.

Brittany mengatakan, dia dan suaminya mengetahui si pelaku dan yakin dia mencuri uang tunai ratusan dollar, dan mencuri ribuan dollar lainnya dari cek maupun kartu hadiah.

Mereka bertekad tidak akan membiarkan si pelaku untuk melenggang. "Dia tentunya tidak akan bisa mencuri cinta kami," tegas Brittany kembali.

Baca juga: Ricuh di Pesta Pernikahan Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Ditembak Polisi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X