Saat Pemimpin Partai Brexit Mencerca Keluarga Kerajaan Inggris dalam Pidatonya...

Kompas.com - 13/08/2019, 10:14 WIB
Pemimpin Partai Brexit Nigel Farage. AFP / TOLGA AKMENPemimpin Partai Brexit Nigel Farage.

"Yah, jika saya ingin Ratu hidup lama demi mencegah Charlie menjadi raja, saya ingin Charlie hidup lebih lama dan William (putra pertama Pangeran Charles) untuk hidup selamanya, demi mencegah Harry menjadi raja," kata Farage seperti dikutip.

"Sungguh mengerikan! Harry, seorang pemuda pemberani, sangat laki-laki, kerap mendapat masalah, menghadiri pesta, minum-minum dan menyebabkan segala kekacauan. Dia adalah generasi muda kerajaan paling populer yang pernah kita lihat selama 100 tahun."

"Dan kemudian dia bertemu Meghan Markle, dan dia pun kini 'jatuh' dari tebing," kata Farage.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Diprediksi Mundur di Usia 95 Tahun

Tapi, siapakah sebenarnya Farage? Politisi yang berulang kali gagal terpilih menjadi anggota parlemen Inggris itu belakangan menjadi salah satu tokoh politik terkemuka di negaranya.

Farage sempat menjadi pemimpin Partai Independen Inggris (UKIP) sebelum kemudian dipercaya menjabat sebagai kepala Partai Brexit dan menempati posisi teratas dalam pemilihan parlemen Eropa pada Mei lalu.

Juru bicara Farage mengatakan bahwa politisi itu tidak bermaksud mengkritik keluarga kerajaan, terlebih terhadap mendiang ibu suri, istri dari George VI, yang meninggal di usia 101 tahun pada 2002 silam.

Juru bicara tersebut juga menuduh media telah menghilangkan konteks dan mengubah arti sebenarnya dari pernyataan Farage.

Baca juga: Berapa Gaji Ratu Elizabeth Selama Memimpin Kerajaan Inggris?

"Ini sama sekali bukan serangan terhadap Ibu Ratu. Itu pada dasarnya menyebut tentang beliau yang hidup sampai 101 tahun, sehingga Ratu, dengan gaya hidup yang jauh lebih baik maka akan dapat hidup lebih lama lagi," ujar juru bicara itu.

Farage yang dikenal dengan retorikanya tentang anti-Uni Eropa telah memaksa pemerintahan David Cameron untuk menggelar referedum pada 2016, kemudian menjadi politisi terkemuka dalam kampanye yang sukses mengamankan suara untuk mendukung Brexit.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X