Tak Hanya Jakarta, 6 Kota Besar di Sejumlah Negara Ini Juga Pernah Alami Pemadaman Listrik Massal

Kompas.com - 05/08/2019, 15:09 WIB
Suasana saat terjadinya listrik padam di Caracas, Venezuela, Kamis (7/3/2019). Di tengah krisis yang melanda Venezuela, pemadaman listrik massal yang terjadi berhari-hari di sejumlah kawasan negara itu menimbulkan banyak kekacauan seperti penjarahan hingga kesulitan air. ANTARA FOTO/REUTERS/CARLOS JASSOSuasana saat terjadinya listrik padam di Caracas, Venezuela, Kamis (7/3/2019). Di tengah krisis yang melanda Venezuela, pemadaman listrik massal yang terjadi berhari-hari di sejumlah kawasan negara itu menimbulkan banyak kekacauan seperti penjarahan hingga kesulitan air.


KOMPAS.com — Pemadaman listrik (blackout) secara luas terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada Minggu (4/8/2019). Tercatat wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan sebagian wilayah Banten menjadi daerah yang terdampak pemadaman itu.

Akibat pemadaman ini, beberapa layanan publik yang bergantung pada pasokan listrik PLN pun ikut terganggu.

Seluruh perjalanan kereta rel listrik (KRL) dan beberapa kereta MRT dilaporkan terhenti setelah terjadi pemadaman. Tak hanya itu, padamnya aliran listrik ini juga mengakibatkan gangguan di sejumlah jaringan seluler.

Namun, tidak hanya Jakarta sebagai ibu kota negara yang pernah mengalami pemadaman listrik massal. Sejumlah kota besar di sejumlah negara di dunia juga pernah mengalaminya.


Baca juga: 5 Tips untuk Antisipasi jika Terjadi Pemadaman Listrik

Berikut ini enam kota besar di berbagai negara yang pernah mengalami pemadaman listrik berskala besar:

1. Caracas, Venezuela

Negara yang tengah dilanda krisis ini sempat mengalami beberapa kali pemadaman listrik massal yang terjadi hampir di seluruh penjuru negeri.

Pada 22 Juli 2019, pemadaman listrik besar-besaran dilaporkan terjadi di 16 dari 23 negara bagian di Venezuela, termasuk ibu kota Caracas.

Listrik padam pada Senin mulai sekitar pukul 16.45 waktu setempat dan baru pulih secara bertahap di ibu kota dan beberapa bagian lain negara itu pada Selasa dini hari.

Kejadian ini menimbulkan kemacetan parah di Caracas akibat tidak berfungsinya lampu lalu lintas. Selain itu, trotoar juga dipadati oleh pejalan kaki setelah kereta metro berhenti.

Menteri Informasi Venezuela Jorge Rodriguez mengklaim pemadaman listrik massal itu disebabkan oleh serangan elektromagnetik. Namun, dia tidak memaparkan bukti atas klaimnya itu.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menganggap pemadaman listrik di negaranya adalah ulah para teroris yang sengaja menyerang pusat pembangkit listrik negara.

Namun, pemimpin oposisi Juan Guaido menyebut pemadaman listrik disebabkan oleh tindak korupsi dan ketidakmampuan rezim pemerintah.

Baca juga: Pemadaman Listrik Bisa Jadi Sinyal Buruk Investasi di Indonesia

Pemadaman tersebut bukan kali pertama terjadi di Venezuela. Pada tahun ini saja sudah terjadi beberapa kali pemadaman listrik secara massal.

Pada April, listrik padam selama berjam-jam, membuat sebagian besar negara, termasuk Caracas, menjadi gelap.

Pada Maret, negara itu dilanda serangkaian pemadaman listrik, termasuk yang memengaruhi semua negara bagian dan berlangsung selama seminggu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X