Korut Beri "Peringatan Serius" ke Korsel Lewat Uji Coba Rudal

Kompas.com - 26/07/2019, 14:11 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika menyaksikan uji coba rudal terbaru yang berlangsung pada awal Mei 2019. KCNA via Sky NewsPemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika menyaksikan uji coba rudal terbaru yang berlangsung pada awal Mei 2019.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) menyatakan mereka memberi "peringatan serius" kepada Korea Selatan ( Korsel) melalui uji coba rudal yang diawasi langsung Pemimpin Kim Jong Un.

Uji coba pada Kamis (25/7/2019), merupakan yang pertama sejak Kim dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setuju melanjutkan perundingan denuklirisasi.

Pyongyang menyebut perundingan bisa gagal oleh aksi AS dan Korsel yang menolak untuk membatalkan latihan perang dua negara yang dijadwalkan Agustus.

Baca juga: Kim Jong Un Awasi Peluncuran Rudal Tipe Baru Korea Utara

Diwartakan AFP Jumat (26/7/2019), media pemerintah Korut KCNA tidak memberitakan tipe rudal yang diujicobakan. Hanya dijelaskan rudal itu bersifat jarak pendek dan jatuh ke laut.

Media hanya melansir rudal itu adalah "senjata pandu taktis terbaru". "Ini adalah peringatan serius bagi si penghasut perang yang kukuh menggelar latihan perang meski sudah diperingatkan," ulas KCNA.

Terdapat sekitar 30.000 tentara AS yang bermarkas di Korsel, dan setiap kali mereka menggelar latihan dengan tuan rumah, maka Korut melontarkan kecaman.

Militer Korsel menyatakan dua rudal jarak pendek yang dicoba Korut meluncur masing-masing sejauh 450 serta 700 kilometer sebelum jatuh di laut antara Semenanjung Korea dan Jepang.

Kantor Keamanan Nasional Korut langsung mengecam uji coba itu. Sebab, rudal itu kini bisa menyasar target mana pun yang berlokasi di "Negeri Ginseng".

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan uji coba itu "disayangkan". Sementara Washington mendesak Korut untuk menghentikan segala "provokasi".

Berdasarkan pemberitaan KCNA, Kim Jong Un yang mengawasi langsung peluncuran menyatakan rudal itu bisa terbang rendah yang membuatnya sulit untuk dicegah.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X