Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/07/2019, 07:55 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan turut mengawasi secara langsung proses peluncuran "senjata taktis tipe baru" yang dilakukan pada Kamis (25/7/2019) pagi.

Disebutkan bahwa peluncuran senjata tipe baru tersebut sebagai peringatan serius yang ditujukan kepada para penghasut perang militer Korea Selatan. Demikian dilaporkan situs kantor berita KCNA, pada Jumat (26/7/2019).

"Ketua Kim secara pribadi mengatur dan memandu jalannya peluncuran sistem persenjataa canggih pada hari Kamis," tulis KCNA, yang merujuk pada dua rudal jarak pendek yang ditembakkan dan jatuh ke laut.

"Ketua Kim puas dengan hasil yang ditunjukkan dalam uji coba," lanjut laporan media resmi Korea Utara tersebut.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan Rudal Tipe Baru yang Belum Pernah Terlihat

Disampaikan kantor berita tersebut bahwa Kim Jong Un kecewa dengan sikap pejabat Korea Selatan yang menunjukkan perilaku ganda.

Korea Selatan disebut mengajak pembicaraan damai, namun di belakang layar juga mengirimkan persenjataan ultra-modern dan mengadakan latihan militer gabungan.

"Kepala eksekutif Korea Selatan seharusnya tidak membuat kesalahan dengan mengabaikan peringatan dari Pyongyang," tulis KCNA yang diyakini merujuk pada Presiden Moon Jae-in.

Pyongyang telah memperingatkan bahwa latihan perang bersama antara Amerika Serikat dengan Korea Selatan bakal mempengaruhi proses pembicaraan tentang denuklirisasi yang rencananya baru akan dimulai kembali.

Kim Jong Un mengatakan Korea Utara harus mengembangkan sistem persenjataan yang super kuat tanpa henti untuk menghapus potensi yang mengancam keamanan nasional dari Korea Selatan.

Baca juga: Pamer Kapal Selam dan Rudal Terbaru, Apa Tujuan Korea Utara?

Sebelumnya diberitakan, Kantor Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) bahwa Korea Utara telah menembakkan dua rudal jarak dekat pada Kamis pagi.

Rudal pertama ditembakkan pada pukul 05.34 dan menempuh jarak sejauh 430 kilometer, sementara rudal kedua yang diluncurkan sekitar pukul 05.57 pagi mencapai jarak 690 kilometer sebelum akhirnya jatuh ke Laut Timur.

Menurut JCS, satu dari dua rudal yang ditembakkan Korea Utara merupakan rudal tipe terbaru yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Itu menjadi uji coba rudal pertama yang dilancarkan Pyongyang sejak pertemuan antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden AS Donald Trump di zona demiliterisasi pada akhir Juni lalu.

Baca juga: Kim Jong Un Sangat Puas Setelah Melihat Uji Coba Rudal Korut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.