Kompas.com - 17/07/2019, 08:07 WIB
Ilustrasi bom nuklir gravitasi AS B61. FlickrIlustrasi bom nuklir gravitasi AS B61.

BRUSSELS, KOMPAS.com - Seorang politisi oposisi Belgia meminta jawaban dari pemerintah setempat setelah muncul laporan bahwa AS menyimpan senjata nuklir di negaranya.

Rancangan laporan yang hendak disampaikan dalam pertemuan komite pertahanan dan keamanan NATO memuat detil di mana dan berapa jumlah bom nuklir AS itu disimpan.

Diwartakan AFP Selasa (16/7/2019), laporan itu menyebut AS menyimpan 150 bom nuklir yang tersebar di enam lokasi Eropa, salah satunya adalah bom gravitasi B-61.

Baca juga: Sisa Radioaktif Bom Nuklir Ditemukan di Palung Terdalam Lautan

Kabar itu muncul di tengah kekhawatiran akan perlombaan senjata nuklir terbaru menyusul perjanjian era Perang Dingin antara AS dan Rusia di ambang kolaps.

Samuel Cogolati, politisi dari Partai Green mengatakan dalam laporan itu, salah satu lokasi tempat penyimpanan bom nuklir itu adalah Pangkalan Kleine-Brogel di utara Belgia.

"Kami menginginkan adanya penjelasan secara terbuka. Kami harus menghentikan kebohongan dan mendudukkan segala kemunafikan ini," tegas Cogolati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan dari Senator Kanada Joseph Day itu merujuk tak hanya Kleine-Brogel. Namun juga Buechel (Jerman), Aviano dan Ghedi-Torre (Italia), Volkel (Belanda), dan Incirlik (Turki).

Laporan berjudul A New Era for Nuclear Deterrence? Modernisation, Arms Control, and Allied Nuclear Forces itu dilaporkan ditulis pada April lalu.

Kemudian diamandemen pada pekan lalu untuk menghilangkan referensi terperinci di mana saja pangkalan udara yang menjadi lokasi penyimpanan senjata.

Informasi itu disebut datang dari laporan tahunan pasukan nuklir AS di Bulletin of the Atomic Scientists, yang memaparkan detil lokasi seluruh hulu ledak nuklir mereka.

Washington merupakan satu dari tiga negara pemilik bom nuklir di NATO selain Inggris dan Perancis. Meski ancaman nuklir adalah bagian dari strategi pencegahan, mereka menolak membahasnya lebih rinci.

Aliansi Atlantik Utara itu menjaga jarak dari laporan tersebut, dengan salah satu pejabat menyatakan bahwa laporan itu bukanlah dokumen resmi NATO.

Baca juga: Nyaris Terlewat, Ledakan Meteor di Langit Rusia Setara 5 Bom Nuklir Nagasaki

"Dokumen yang dikutip itu adalah rancangan laporan dari anggota parlemen NATO yang berdasarkan Pertemuan Dewan Parlemen," kata pejabat anonim itu.

Sementara juru bicara Kementerian Pertahanan Belgia Didier Reynders juga menolak untuk memberikan komentar terkait adanya laporan yang beredar itu.

Pada akhir 1980-an, menteri di Belgia mengakui adanya senjata nuklir AS di Kleine-Brogel, yang berlokasi 90 kilometer sebelah barat laut Brussels.

Namun, tidak ada detil yang diberikan berapa jumlah pasti bom nuklir yang ada di pangkalan dekat perbatasan Belanda tersebut, bagaimana cara menggunakannya.

Hanya saja, bom gravitasi B-61 disebut bisa dibawa oleh pesawat AS maupun sekutu. Namun, otoritas penggunaanya berada di bawah kendali Presiden AS.

Baca juga: Korsel: Korut Punya 60 Bom Nuklir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.