Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/07/2019, 19:32 WIB

TRIPOLI, KOMPAS.com - Pasukan Tentara Nasional Libya (LNA) yang berada di bawah komando Jenderal Khalifa Haftar, mengakui telah melancarkan serangan udara yang menghantam kamp penampungan migran di Tajoura.

Serangan udara yang menerjang wilayah pinggiran ibu kota Libya pada Selasa (2/7/2019) malam itu, menghantam kamp penampungan migran dan menewaskan puluhan orang, serta melukai seratusan lainnya.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), korban jiwa akibat serangan udara tersebut mencapai 53 orang dengan 130 orang lainnya luka-luka.

Badan PBB itu mengatakan, dengan serangan pada Selasa malam tersebut meningkatkan jumlah korban akibat serangan di ibu kota Libya yang dilancarkan pasukan Haftar sejak April lalu telah mencapai hampir 1.000 orang tewas dan 5.000 lainnya luka-luka.

Baca juga: Serangan Udara Hantam Kamp Migran di Libya, Hampir 40 Orang Tewas

Dilaporkan kantor berita Anadolu, pasukan yang berbasis di Libya Timur itu mengakui telah melancarkan serangan udara ke kamp migran dan menewaskan puluhan orang.

Namun LNA menolak untuk disalahkan atas para korban tewas dan beralasan bahwa target sasaran mereka adalah legal.

"Lokasi itu sebenarnya adalah markas brigade militer dan gudang senjata," kata juru bicara LNA, Ahmed al-Mismari, dalam sebuah konferensi pers di Benghazi, Rabu (3/7/2019) malam.

Ditambahkan al-Mismari, bahwa itu bukan pertama kalinya serangan serupa dilancarkan dengan menargetkan markas pasukan pemerintah nasional Libya (GNA).

"Itu adalah target yang sah. Kami berulang kali menargetkannya dengan serangan udara dan artileri. Dalam insiden ini yang bertanggung jawab utama adalah mereka yang membawa imigran ilegal kemari," ujar al-Mismari, dikutip Middle East Monitor.

Pemerintah GNA, yang diakui internasional dan berbasis di Tripoli, mengecam serangan tersebut sebagai "kejahatan keji" dan menuding "penjahat perang Khalifa Haftar" sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.