Surat Terbuka kepada Presiden Trump: China Bukan Musuh

Kompas.com - 05/07/2019, 16:59 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah surat terbuka dari sekitar 100 pakar Amerika Serikat (AS) ditujukan kepada Presiden Donald Trump atas pendekatannya terhadap China.

Surat terbuka itu didorong oleh kekhawatiran tentang memburuknya hubungan AS dan China, dan perang dagang yang merebak ke persaingan teknologi dan area lainnya.

Dipublikasikan oleh Washington Post Rabu (3/7/2019), surat terbuka itu ditujukan bagi Trump dan juga anggota Kongres AS dengan judul "China Bukan Musuh".

Baca juga: China: Berhenti Ikut Campur Masalah di Hong Kong

Dilansir Straits Times Jumat (5/7/2019), surat itu berisi keluhan para pakar mengenai pendekatan AS ke China saat ini, dan memberi saran untuk kebijakan luar negeri yang lebih baik.

Dalam surat itu, para pakar menyatakan mereka sangat menyoroti semakin renggangnya relasi dua negara yang mereka anggap tidak mencerminkan kepentingan AS maupun dunia.

"Meski kami juga bermasalah dengan perilaku China yang tentu membutuhkan respons kuat, kami juga percaya aksi AS juga berkontribusi terhadap penurunan hubungan itu," ulas surat itu.

Penulis surat itu mencakup peneliti, pengusaha terkemuka, dan mantan Duta Besar AS untuk China. Begitu juga dengan eks petinggi Pentagon maupun militer.

Di antara mereka terdapat J Stapleton Roy, Duta Besar AS untuk China pada 1991-1995, dan Mantan Penjabat Wakil Menteri Luar Negeri Susan Thornton.

Dalam surat itu, para pakar menyebut perilaku China yang dianggap meresahkan adalah represi terhadap warganya dan kebijakan luar negeri agresif.

Perilaku itu tentu membutuhkan respons Washington yang tegas dan efektif. "Tetapi pendekatan secara secara fundamental kontraproduktif," ulas pakar.

"Kami tak percaya China adalah musuh ekonomi atau ancaman keamanan nasional yang bersifat eksistensial dan harus dilawan di segala bidang," ulas surat terbuka itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X