Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Kompas.com - 26/06/2019, 18:16 WIB
Wan Tiandi, staf seorang taman di China yang rela meloncat dari ketinggian 300 meter menggunakan tali bungee jumping untuk mengantarkan makan siang kepada teman-temannya. Weibo via SCMPWan Tiandi, staf seorang taman di China yang rela meloncat dari ketinggian 300 meter menggunakan tali bungee jumping untuk mengantarkan makan siang kepada teman-temannya.

CHONGQING, KOMPAS.com - Setiap jam makan siang tiba, Wan Tiandi bakal mengikatkan diri dengan tali bungee jumping dan meloncat dari ketinggian sekitar 300 meter.

Wanita yang bekerja di kawasan wisata di Chongqing, China, itu melakukannya demi mengantarkan makan siang kepada teman-temannya yang berada di kaki gunung.

Baca juga: Seharian di Atas Menara Masjid, Pria ini Nekat Meloncat dari Ketinggian 15 Meter

Dilaporkan SCMP via Asia One Rabu (26/6/2019), Wan bekerja di Taman Impian Ordovician di mana salah satu tugasnya adalah mengirim makan siang kepada para koleganya.


Menurut pemberitaan The Beijing News, makanan itu terpaksa diantar karena sekitar 200 staf tempat wisata gunung itu tidak diizinkan meninggalkan posnya.

Karena geografis taman, dibutuhkan setidaknya waktu 30 menit untuk berkendara menyusuri jalan untuk turun gunung dan menyampaikan makanan kepada para karyawan.

Jadi untuk mempersingkat waktu, Wan mengatakan dia berinisiatif untuk meloncat dari ketinggian 300 meter untuk mengantarkan makanan kepada teman-temannya.

"Taman kami ini luas. Jika berkendara, akan membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk mengantar makan siang. Sementara dengan bungee jumping hanya butuh dua menit," terangnya.

Wan mengungkapkan sebelumnya, teman-temannya bakal sangat kedinginan dan kelaparan karena mereka baru mendapat makan siang dari rekan yang turun gunung.

Karena itu, dia mulai mendiskusikan masalah itu dengan staf lainnya hingga didapatkan solusi tidak umum supaya teman-teman mereka bisa makan tepat waktu.

Wan menuturkan, transportasi di tempat mereka tidak mudah. "Ada yang bekerja di tempat yang hanya bisa dilalui dengan melalui jalan sempit," terangnya.

Setelah meloncat dari tebing, teman-teman Wan mengambil kotak makan siang yang dibawa menggunakan tas di pinggangnya. Dia mengaku menikmati peran itu.

Sebab, dia menikmati tantangan dan adrenalin ketika meloncat ratusan meter ke bawah daripada hanya duduk di kantornya yang berlokasi di puncak gunung.

Sementara rekan-rekannya memuji Wan karena bersedia membawa makanan panas. "Tidak mudah. Tapi dia bisa membawanya dengan stabil dan cepat," terang salah satu staf.

Baca juga: Di Afrika Selatan, Seorang Fans Meloncat dan Tendang Arnold Schwarzenegger

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Asia One
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X