Bersiap Hadapi Rusia, Trump Tambah 1.000 Tentara ke Polandia

Kompas.com - 13/06/2019, 09:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Polandia Andrzej Duda, di Gedung Putih, Rabu (12/6/2019). AFP / SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Polandia Andrzej Duda, di Gedung Putih, Rabu (12/6/2019).

Trump menyebut Polandia telah setuju untuk memesan lebih dari 30 unit F-35.

Sementara Sekjen NATO Jens Stoltenberg menyambut positif pengumuman Trump terkait pasukan tambahan, yang disebutnya menunjukkan komitmen kuat AS atas keamanan Eropa dan kekuatan ikatan trans-atlantik.

Polandia yang berada jauh di dalam wilayah yang sempat didominasi Soviet, merupakan anggota NATO yang sejak lama menginginkan kerja sama yang lebih kuat dengan AS.

Khawatir dengan langkah Rusia yang telah merebut wilayah Georgia dan Ukraina dalam dekade terakhir, Polandia mengajukan gagasan untuk membangun "Benteng Trump" yang mampu menampung ribuan tentara AS di wilayahnya.

Baca juga: Pria Sikh Ini Jadi Tentara AU AS Pertama yang Berjenggot dan Pakai Turban

"Rusia selalu mencari cara untuk merebut wilayah kami. Kami ingin berteman dengan Rusia, tetapi sayangnya Rusia justru menampilkan wajah yang tidak baik dan tidak menyenangkan. Kami tidak ingin menjadi bagian dari itu," kata Duda.

Namun, pertimbangan reaksi dari Rusia membuat Washington lebih berhati-hati dalam mengubah kebijakan militernya di Polandia.

Dengan kekuatan permanen yang mampu membawa kekuatan militer AS selangkah lebih dekat dengan perbatasan Rusia, namun kemungkinan Rusia juga akan meningkatkan kehadiran militernya di Kaliningrad, yang berbatasan dengan Polandia, dan Belarusia, sekutu dekat Moskwa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X